Ilustrasi. Foto: dok GoPay.
Lagi Hemat Tapi Tetap Bisa Nongkrong? Begini Caranya
Husen Miftahudin • 7 February 2026 13:07
Jakarta: Generasi muda saat ini semakin banyak yang sudah sadar dan melek terhadap manajemen finansial atau keuangan. Wajar, banyak anak muda yang melakukan penghematan demi mencapai 'merdeka finansial'.
Menjawab kebutuhan generasi muda yang semakin sadar terhadap pentingnya manajemen keuangan, BCA Digital memperkenalkan fitur bluSpending dalam pembaruan aplikasi blu 2.0. Inovasi ini hadir sebagai solusi bagi nasabah yang kerap kesulitan memisahkan dana tabungan dengan dana konsumsi harian, termasuk urusan patungan atau split bill saat bersosialisasi.
Head of Corporate Communication BCA Digital Nariswari Yudianti menjelaskan fitur bluSpending dirancang agar pengeluaran nasabah menjadi lebih rapi dan terukur. Jika sebelumnya nasabah hanya mengenal bluSaving untuk menabung, kini kehadiran bluSpending memungkinkan nasabah mengalokasikan dana khusus untuk pengeluaran rutin maupun gaya hidup.
"Sekarang sudah ada fitur bluSpending, jadi kantong pengeluaran uangnya lebih rapi. Misalnya kita sudah budgeting setiap bulan untuk beli kopi atau makan bareng, uangnya ditaruh di sana. Fitur ini bisa langsung dihubungkan ke QRIS dan kartu debit, sehingga transaksi jadi lebih praktis tanpa mengganggu dana tabungan utama," ujar Nariswari dalam sesi talkshow Ngobrol C.U.A.N Bareng BCA Digital, di ICE BSD, dikutip Sabtu, 7 Februari 2026.
Kemudahan ini turut didukung oleh performa transaksi yang aktif sepanjang 2025. Head of Corporate Planning BCA Digital Yoga T. Halim mengungkapkan, dari total 214 juta transaksi yang tercatat, penggunaan QRIS dan transfer antarnasabah menjadi salah satu aktivitas yang paling dominan.
"Di tahun 2025 kemarin, jumlah transaksi mencapai 214 juta. Itu jumlah yang cukup besar, di antara transaksi itu yang kita bangga, ternyata nasabah-nasabah blu mulai banyak menggunakan QRIS baik untuk transfer maupun transaksi secara online,” ungkap Yoga.
| Baca juga: BCA Digital Cetak Laba Bersih Rp213,4 Miliar di 2025 |

(Talkshow Ngobrol C.U.A.N Bareng BCA Digital pada BCA Expoversary 2026. Foto: Metrotvnews.com/Surya Mahmuda)
Kecanggihan fitur berbasis AI
Yoga menjelaskan, untuk memperluas kemudahan transaksi bagi nasabah, BCA Digital turut menghadirkan fitur "Tagih Dana" yang didukung teknologi kecerdasarn buatan alias Artificial Intelligence (AI) untuk membagi tagihan secara otomatis. Cara kerjanya praktis, pengguna cukup membuka fitur "Tagih Dana" untuk scan struk, kemudian fitur akan menampilkan biaya pajak dan layanan.
"Jadi tadi sudah dibagi makanannya, dia akan menghitung tuh berdasarkan total tax dan service-nya itu ke masing-masing pengguna. Jadi kita enggak usah ngitung lagi tax dan service-nya dan bisa ditotalin secara transparan," papar dia.
Ia mengungkapkan, inovasi fitur yang sangat dekat dengan keseharian Gen-Z dan milenial ini terbukti membawa dampak positif bagi kinerja perseroan. Hingga akhir 2025, BCA Digital berhasil meraih laba bersih sebesar Rp213 miliar dan mengelola Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp14,3 triliun.
Keberhasilan fitur-fitur transaksional seperti bluSpending dan Tagih Dana ini mempertegas posisi BCA Digital bukan sekadar tempat menyimpan uang, melainkan sebagai financial buddy yang membantu nasabah dalam menjalani gaya hidup yang lebih terencana. (Surya Mahmuda)