FIFA Pecat Pejabat Senior yang Kritik Infantino, Simak Pernyataan Lengkapnya

Kevin Lamour, pejabat senior FIFA yang dipecat. Foto: The Times

FIFA Pecat Pejabat Senior yang Kritik Infantino, Simak Pernyataan Lengkapnya

Muhamad Marup • 18 August 2026 18:06

Jakarta: Badan sepak bola dunia, FIFA, secara resmi memecat salah seorang pejabat senior, Kevin Lamour. Pemecatan tersebut berbuntut panjang mengingat Lamour merupakan pejabat yang mengkritik rencana FIFA Forward Enterprise yang diusung Presiden FIFA, Gianni Infantino.

Berdasarkan laporan The Times, Lamour sempat merilis pernyataan mengejutkannya kepada Associated Press pada 31 Juli setelah detail proposal FIFA Forward Enterprise yang kini telah dibatalkan muncul di The Times.

Ia mengatakan bahwa staf telah "ditipu" oleh Infantino, menuduh Infantino kurang transparan dalam upayanya untuk mengumpulkan modal lebih lanjut melalui investasi swasta. Lamour yang juga pernah bekerja dengan Infantino di UEFA mengatakan bahwa proyek tersebut merupakan proyek satu orang.

"Proyek ini tidak hanya tidak boleh dilanjutkan… tetapi sekaranglah saatnya bagi para pemimpin politik sepak bola untuk mengajukan pertanyaan yang tepat kepada diri mereka sendiri dan membuat keputusan yang tepat," ujar Lamour.

UEFA, AFC, dan Concacaf Tuntut Presiden FIFA Mundur usai Kontroversi FFE

Presiden FIFA Gianni Infantino di Miami (AS) pada 10 Juni 2025. (EFE/Giorgio Viera)

Lamour memperkirakan bahwa pernyataannya dapat berdampak pribadi. Meski begitu, ia akan menghormati keputusan yang kelak menimpanya.

"Jika itu berarti saya kehilangan pekerjaan, maka biarlah. Setidaknya saya akan tidur nyenyak malam ini," ucapnya.

Kepergian Lamour menyusul kepergian penasihat senior Infantino, Carlos Cordeiro. Ia mengundurkan diri pada bulan Juli karena masalah yang sama.

Pernyataan FIFA

Seorang juru bicara FIFA mengkonfirmasi bahwa hubungan kerja antara FIFA dan Kevin Lamour sebagai kepala petugas operasional FIFA telah berakhir. FIFA mengapresiasi pengabdiannya selama dua tahun dan mendoakan yang terbaik untuk masa depannya.

Para staf diberitahu tentang kepergian Lamour melalui email dari Mattias Grafstrom, sekretaris jenderal FIFA. Dalam email terpisah, yang dilihat oleh The Times, Grafstrom juga menulis kepada para wakil presiden FIFA dan anggota dewan FIFA.

"Setelah diskusi baru-baru ini, FIFA dan kepala petugas operasional kami, Kevin Lamour, telah sepakat untuk berpisah," tulisnya. "Keputusan ini dibuat setelah pertimbangan yang cermat dan dengan rasa hormat yang besar kepada Kevin, baik secara pribadi maupun profesional. Kevin bergabung dengan FIFA pada November 2024 dan selama masa ini telah mengawasi periode perubahan signifikan, termasuk peningkatan hubungan dengan para pemangku kepentingan dan pelaksanaan beberapa proyek penting yang menjadi kepentingan bersama, di antara banyak pencapaian penting lainnya.

"Saya ingin menyampaikan rasa terima kasih saya kepada Kevin atas kontribusi ini dan atas kerja serta komitmennya untuk FIFA setiap hari."

(Muhamad Marup)