Mengenal Kanker Ginjal, Penyakit yang Pernah Diderita Vidi Aldiano

Vidi Aldiano, dok: Instagram

Mengenal Kanker Ginjal, Penyakit yang Pernah Diderita Vidi Aldiano

Putri Purnama Sari • 7 March 2026 20:34

Jakarta: Penyanyi pop Indonesia Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu, 7 Maret 2026 setelah sempat berjuang melawan penyakit serius.

Selama beberapa tahun terakhir, Vidi diketahui mengidap Kanker Ginjal yang cukup memengaruhi kondisi kesehatannya. Penyakit tersebut menjadi salah satu ujian besar dalam perjalanan hidup dan kariernya di industri musik Indonesia.

Didiagnosis Kanker Ginjal pada 2019

Vidi Aldiano pertama kali mengungkapkan kepada publik bahwa dirinya didiagnosis mengidap kanker ginjal pada tahun 2019. Saat itu, ia menyampaikan bahwa penyakit yang dideritanya sudah berada pada stadium lanjut.

Kabar tersebut mengejutkan para penggemar karena Vidi dikenal aktif berkegiatan di dunia hiburan dengan jadwal yang cukup padat.

Sebagai bagian dari proses pengobatan, Vidi menjalani operasi untuk mengangkat bagian ginjal yang terdampak kanker. Tindakan medis tersebut dilakukan untuk menghentikan penyebaran sel kanker di dalam tubuhnya.

Selain operasi, ia juga menjalani perawatan lanjutan serta kontrol kesehatan secara rutin hingga ke luar negeri. Pada masa tersebut, Vidi sempat mengurangi aktivitasnya di dunia hiburan agar dapat fokus pada pemulihan.

Meski menghadapi penyakit serius, Vidi Aldiano tetap berusaha menjalani aktivitas dan berkarya di industri musik. Ia bahkan masih merilis karya musik yang terinspirasi dari perjalanan hidupnya.

Kabar meninggalnya Vidi ini kembali mengingatkan publik tentang bahaya kanker ginjal, penyakit yang sering berkembang tanpa gejala jelas pada tahap awal. Berikut adalah penjelasan mengenai kanker ginjal, gejala yang perlu diwaspadai, hingga cara mendeteksinya sejak dini.
 
Baca juga: Profil Vidi Aldiano, Musisi Indonesia Pelantun 'Nuansa Bening' yang Meninggal Dunia

Mengenal Kanker Ginjal

Ginjal merupakan organ penting yang berfungsi menyaring racun, kelebihan air, serta mineral dari dalam tubuh. Karena perannya yang vital, kesehatan ginjal perlu dijaga agar terhindar dari berbagai penyakit, salah satunya kanker ginjal.

Kanker ginjal terjadi ketika sel-sel abnormal berkembang secara tidak terkendali di dalam ginjal. Kondisi ini dapat menimbulkan nyeri pada punggung bagian bawah dan berpotensi menyebar ke organ tubuh lainnya. Penyakit ini akan lebih mudah ditangani jika terdeteksi sejak dini.

Penyebab Kanker Ginjal

Kanker ginjal muncul akibat mutasi pada sel-sel ginjal yang menyebabkan pertumbuhan sel abnormal. Sel tersebut berkembang menjadi massa atau tumor. Namun hingga kini, penyebab pasti terjadinya mutasi tersebut belum diketahui secara jelas.

Faktor Risiko Kanker Ginjal

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko kanker ginjal antara lain:
  • Usia yang semakin bertambah
  • Kebiasaan merokok
  • Kelebihan berat badan atau obesitas
  • Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol
  • Riwayat keluarga dengan kanker ginjal
  • Riwayat penyakit atau gangguan pada ginjal

Gejala Kanker Ginjal

Pada tahap awal, kanker ginjal sering kali tidak menimbulkan gejala. Keluhan biasanya muncul ketika tumor mulai membesar. Beberapa gejala yang dapat terjadi meliputi:
  • Darah pada urine
  • Nyeri di punggung bagian bawah
  • Benjolan di area pinggang atau punggung
  • Nafsu makan menurun
  • Penurunan berat badan tanpa sebab jelas
  • Mudah lelah
  • Demam dan keringat malam
  • Pembengkakan pada kaki atau tangan
Jika kanker telah menyebar, penderita juga bisa mengalami sesak napas, batuk berdarah, atau nyeri pada tulang.

Diagnosis Kanker Ginjal

Jika muncul gejala yang mengarah pada kanker ginjal, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan medis. Beberapa metode diagnosis yang biasa dilakukan antara lain:
  • Urinalisis, untuk memeriksa adanya darah dalam urine
  • Tes darah, guna melihat fungsi ginjal dan kondisi tubuh
  • CT scan, untuk melihat kondisi ginjal dan jaringan sekitarnya
  • Biopsi, yaitu pengambilan sampel jaringan ginjal untuk pemeriksaan laboratorium.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)