Warga Kamboja Meninggal Dunia dalam Tahanan Imigrasi ICE di Indiana

Mobil milik agen ICE melaju melewati seorang aparat kepolisian. (Anadolu Agency)

Warga Kamboja Meninggal Dunia dalam Tahanan Imigrasi ICE di Indiana

Willy Haryono • 19 February 2026 14:21

Indiana: Seorang warga negara Kamboja bernama Lorth Sim (59) meninggal dunia dalam tahanan Imigrasi dan Bea Cukai Amerika Serikat pada Senin lalu, dengan penyebab kematian masih dalam penyelidikan.

Menurut pernyataan resmi U.S. Immigration and Customs Enforcement (ICE), Sim ditemukan tidak sadarkan diri di selnya di Miami Correctional Facility, Indiana. Kasus ini menjadi sedikitnya kematian ketujuh dalam tahanan imigrasi federal sepanjang 2026.

Sim datang ke Amerika Serikat sebagai pengungsi pada 1983 dan menjadi penduduk tetap pada 1986. Ia kembali ditahan pada Desember di Boston, sementara perintah deportasi ke Kamboja telah dikeluarkan hakim imigrasi sejak 2006.

Dilansir AsiaOne, Kamis, 19 Februari 2026, peningkatan jumlah tahanan terjadi di tengah kebijakan pengetatan imigrasi di bawah Presiden Donald Trump. Hingga awal Februari, sekitar 68.000 orang berada dalam tahanan imigrasi, meningkat dari sekitar 40.000 saat Trump mulai menjabat.

Partai Demokrat dan kelompok hak sipil mengkritik kondisi fasilitas penahanan yang dinilai tidak manusiawi. Namun, pihak ICE menyatakan telah memastikan setiap tahanan menerima perawatan medis yang layak dan membantah adanya perlakuan tidak manusiawi.

Sorotan terhadap sistem penahanan imigrasi meningkat setelah kematian imigran asal Kuba, Geraldo Lunas Campos, di pusat penahanan Texas pada 3 Januari. Pemeriksa medis setempat menyatakan kematian tersebut sebagai pembunuhan akibat asfiksia karena tekanan pada leher dan tubuh.

Departemen Keamanan Dalam Negeri AS memberikan pernyataan berbeda terkait insiden tersebut dan tidak menyebutkan dugaan pencekikan atau pembunuhan.

Serangkaian kasus kematian ini kembali memicu perdebatan mengenai transparansi, kondisi penahanan, dan kebijakan imigrasi di Amerika Serikat. (Keysa Qanita)

Baca juga:  Hakim AS Temukan ICE Halangi Akses Hukum Tahanan Minnesota

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)