Kepadatan arus lalu lintas di simpang empat Demakijo atau ringroad barat Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman. Metrotvnews.com/ Ahmad Mustaqim
Jalur Utama Sleman Diprediksi Padat Saat Libur Nataru, Polisi Siapkan Rekayasa
Ahmad Mustaqim • 15 December 2025 11:49
Sleman: Polresta Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), memprediksi kepadatan arus lalu lintas akan terjadi di sejumlah jalur utama selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Kepadatan diperkirakan meningkat seiring tingginya mobilitas wisatawan yang masuk ke wilayah Yogyakarta.
Sejumlah ruas jalan utama yang berada di wilayah Kabupaten Sleman diperkirakan menjadi titik krusial, salah satunya Jalan Solo–Yogyakarta. Jalur ini merupakan akses utama menuju Kota Yogyakarta dari arah timur.
“Jalan Solo menjadi jalur masuk utama ke Kota Yogyakarta,” kata Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polresta Sleman, Kompol Masnoto, Senin, 15 Desember 2025.
Tugu Yogyakarta di pusat Kota Yogyakarta. Metrotvnews.com/ Ahmad Mustaqim
Selain Jalan Solo, kepadatan juga diprediksi terjadi di Jalan Wates yang menjadi akses masuk DIY dari arah barat. Jalur lain yang perlu diwaspadai adalah Jalan Magelang dari arah utara serta ruas ring road atau jalan lingkar luar kota.
"Kami mengimbau masyarakat dan wisatawan yang masuk wilayah DIY, khususnya Sleman, agar mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan," ungkap Masnoto.
Terkait akses tol, Masnoto menyebut hingga saat ini belum ada informasi resmi mengenai pembukaan exit Tol Tamanmartani di Kecamatan Kalasan. Jika akses tersebut belum dibuka, arus kendaraan dari arah timur dipastikan akan tetap terpusat di Jalan Solo, khususnya dari kawasan Prambanan, Kabupaten Klaten.
Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, Polresta Sleman mengerahkan 268 personel dalam Operasi Lilin 2025. Personel tersebut akan bergabung dengan jajaran Polsek, Dinas Perhubungan, serta unsur terkait dan relawan, dengan total kekuatan pengamanan mencapai 1.071 personel.
Dalam operasi pengamanan tersebut, polisi mendirikan empat pos utama, yakni di Simpang Pelem Gurih, Kecamatan Gamping; kawasan Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan; Ambarukmo Plaza, Kecamatan Depok; serta di Kecamatan Tempel.
Pos-pos ini difungsikan untuk pengaturan lalu lintas, pelayanan informasi, dan pengamanan guna memastikan kelancaran serta keselamatan pengguna jalan selama masa libur Nataru.