Fadli Zon Ingatkan Keraton Solo Jaga Kondusivitas demi Percepatan Revitalisasi

Menteri Kebudayaan Indonesia Fadli Zon. Metrotvnews.com/ Triawati

Fadli Zon Ingatkan Keraton Solo Jaga Kondusivitas demi Percepatan Revitalisasi

Triawati Prihatsari • 17 December 2025 06:22

Solo: Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengingatkan pihak Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat untuk terus menjaga kondusivitas jika ingin mempercepat proses revitalisasi. Hal itu terkait dengan konflik internal yang terjadi di Keraton Solo tentang suksesi pengganti Pakubuwono XIII. 

"Jadi ke depan tentu kita akan mengambil satu langkah-langkah yang dianggap perlu dalam rangka untuk membuat situasi lebih kondusif. Tentu kita harapkan terlebih dahulu dari pihak keluarga besar Keraton untuk menciptakan kondisi yang kondusif ya," tegas Fadli usai meresmikan Panggung Songgo Buwono di Kompleks Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Rabu malam, 16 Desember 2025. 

Ia berharap tidak ada hal yang dapat merusak keraton yang merupakan cagar budaya. Menurutnya, Kementerian Kebudayaan mendukung penuh revitalisasi cagar budaya termasuk Keraton Solo.


Ilustrasi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Kendati demikian, ia mengingatkan pada pihak-pihak terkait agar terus menjaga kondusivitas jika revitalisasi bagian Keraton Solo lainnya segera direalisasikan.

"Kita tidak berharap nanti ada hal-hal apalagi yang bisa merusak cagar budaya dan membuat situasi kekisruhan yang tidak perlu. Ya saya kira kita harus seperti harapan juga dari presiden selama ini menciptakan kesejukan lah gitu ya. Apalagi ini kan institusi yang bersejarah yang menjadi saksi perjalanan budaya dan peradaban di tanah Jawa dan di Nusantara. Ya, kita akan tetap bekerja sama untuk melakukan revitalisasi. Semakin kondusif, semakin cepat kita melakukan revitalisasi," tegas Fadli Zon. 

Fadli meminta agar keluarga besar Keraton Solo bermusyawarah agar konflik yang sama sebelumnya tidak kembali terjadi. Ia meminta agar keluarga Keraton mengacu pada peraturan yang ada. 

"Kita berharap setelah surudnya Pakubuwono XIII seperti yang saya sampaikan, kondisi keraton tentu pihak keluarga bisa bermusyawarah untuk mufakat gitu ya. Dan kita tentu mengacu kepada aturan-aturan yang ada. Kita tidak berharap ada kejadian seperti di masa lalu dan untuk pengelolaan ini karena ini menyangkut juga cagar budaya tentu pasti negara akan ikut hadir di sini. Karena kita mempunyai kewajiban juga," ungkap Fadli. 

Di sisi lain, Fadli Zon mengungkapkan pegangan regulasi yang berlaku untuk menyikapi konflik Keraton Solo yakni SK Mendagri No. 430-2933 Tahun 2017.

"Kita berharap seperti surat yang terdahulu, kita memberikan sesuai dengan dulu SK Mendagri ya kepada Maha Menteri Panembahan Agung Tedjo Wulan waktu itu untuk memfasilitasi rembuk keluarga dan kami juga kemarin setelah 40 hari sudah mengundang semua pihak. Tapi sayangnya memang tidak semua hadir. Ya, tentu ini menjadi catatan juga bagi kami. Kehadiran itu adalah penghormatan juga kepada kehadiran pemerintah gitu ya," ungkap Fadli Zon. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)