Dukung Pembangunan Daerah, Jakamitra Buka Peluang Investasi dan Ekspansi Industri

Maket kawasan industri i-Sentra @Lamongan. Foto: dok Jakamitra.

Dukung Pembangunan Daerah, Jakamitra Buka Peluang Investasi dan Ekspansi Industri

Husen Miftahudin • 31 March 2026 09:05

Jakarta: PT Jakamitra Indonesia (Jakamitra), meluncurkan i-Sentra @Lamongan, Kawasan Industri Smart-Eco generasi terbaru di Lamongan, Jawa Timur, yang diproyeksikan menjadi gerbang dan sentra aktivitas industri menuju Kawasan Indonesia Timur, sekaligus mendorong penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi regional. Jakamitra, sebagai pengembang nasional, berkomitmen mendukung pembangunan daerah melalui proyek ini.
 
Bergerak sebagai pemain lokal, i-Sentra hadir membuka peluang kerja, meningkatkan kapasitas SDM, dan mendorong pemerataan ekonomi di Lamongan dan sekitarnya. Kawasan ini diharapkan menjadi pendorong transformasi ekonomi daerah dan memperkuat posisi Lamongan di industri nasional.
 
"Sebagai bagian dari komitmen kami sebagai pelaku industri nasional, i-Sentra dibangun bukan hanya menarik investasi, tetapi juga untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Lamongan. Kami mengedepankan prinsip ekonomi sirkular, pemanfaatan energi terbarukan, serta pengembangan tenaga kerja lokal agar pertumbuhan yang tercipta bersifat inklusif dan berkelanjutan," ungkap Direktur Jakamitra Benjamin Soenadi dalam keterangan tertulis, Selasa, 31 Maret 2026.
 
Adapun, i-Sentra menghadirkan ekosistem manufaktur terintegrasi yang mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar delapan persen dalam kerangka visi Indonesia Emas. Dengan posisi strategis di koridor industri Jawa Timur, i-Sentra memiliki konektivitas logistik yang kuat melalui kedekatannya dengan pelabuhan laut dalam kelas dunia (sekitar 1,5 km) serta rencana akses jalan tol baru Tuban-Lamongan-Gresik yang telah dijadwalkan sebagai proyek tol strategis nasional untuk dilelang di 2026.
 
Keunggulan ini menempatkan i-Sentra sebagai simpul logistik dan distribusi penting bagi aktivitas industri yang menjangkau pasar domestik maupun Kawasan Timur Indonesia yang kaya dengan komoditas pertanian yang masih kurang diolah dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk bernilai tambah, termasuk untuk pasar ekspor.
 

Baca juga: RI–Jepang Teken MoU Senilai Rp384 Triliun, Dorong Energi Bersih hingga Investasi Strategis


(Ilustrasi. Foto: Medcom.id)
 

Dorong pembangunan daerah

 
Melalui integrasi ekosistem industri kelas dunia dengan dukungan insentif fiskal, perizinan Satu Pintu (One-Stop Licensing), serta kebijakan konstruksi cepat melalui program Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi (KILK), i-Sentra menyediakan lingkungan yang kompetitif bagi Investasi Asing Langsung (FDI) maupun ekspansi domestik guna memperkuat poros industri nasional.
 
Kawasan i-Sentra terbagi menjadi beberapa klaster strategis, termasuk Klaster Food & Beverage (F&B), Klaster Kimia dan Klaster Industri Umum. Dengan demikian, i-Sentra dapat memaksimalkan potensi sinergi antar industri dan meningkatkan daya saing kawasan.
 
Melalui klaster pangan khusus dengan fasilitas manufaktur berstandar tinggi, i-Sentra turut mendukung prioritas pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan dan ketangguhan rantai pasok dengan memfasilitasi hilirisasi lanjutan bagi komoditas-komoditas esensial.
 
"i-Sentra bukan sekadar lokasi industri, melainkan bentuk nyata kontribusi kami untuk Lamongan. Kami ingin tumbuh bersama masyarakat, menciptakan peluang, dan memastikan setiap investasi yang masuk juga memberikan dampak positif yang luas bagi daerah," tutup Soenadi.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)