Banjir di Tanah Abang Kalsel Surut, BNPB Peringatkan Potensi Susulan

Banjir di Desa Tanah Abang, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Foto: BPBD Kabupaten Banjar

Banjir di Tanah Abang Kalsel Surut, BNPB Peringatkan Potensi Susulan

Lukman Diah Sari • 8 April 2026 11:38

Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat peristiwa bencana banjir terjadi di Kalimantan Selatan, pada Senin, 6 April 2026. Ketinggian air tercatat mencapai 130 sentimeter. 

"Kejadian banjir dilaporkan terjadi di Desa Tanah Abang, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan pada Senin, 6 April, pukul 13.00 Wita," ungkap Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, dalam keterangan resmi, pada Rabu, 8 April 2026.


Banjir di Desa Tanah Abang, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Foto: BPBD Kabupaten Banjar

Abdul mengungkap, berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar, mencatat sebanyak 74 KK atau 180 jiwa terdampak. Dia mengatakan bahwa banjir telah surut pada Selasa, 7 April 2026.

"Petugas terus memantau situasi daerah itu," kata Abdul.

Pasalnya, wilayah tersebut memiliki dataran yang lebih rendah dibandingkan desa lain di sekitarnya. Sehingga, kata dia, berpotensi mengalami kenaikan air kembali saat hujan deras atau mendapat limpahan air dari wilayah lain.

BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem pada masa peralihan musim hujan ke kemarau, seperti angin kencang, hujan ekstrem, puting beliung, banjir, dan gelombang tinggi. Selain itu, terdapat potensi bencana geologi seperti gempa bumi yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Masyarakat diharapkan menyiapkan tas siaga bencana dan rencana darurat sebagai langkah kesiapsiagaan. Masyarakat yang tinggal di bantaran sungai diimbau untuk memantau ketinggian muka air secara berkala. Apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi dalam durasi lama, disarankan melakukan evakuasi mandiri serta terus memantau informasi dari sumber resmi dan tepercaya, seperti BNPB, BPBD, dan BMKG.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)