Presiden AS Donald Trump. (Anadolu Agency)
Trump Bantah AS Lamban Tanggapi Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius
Willy Haryono • 12 May 2026 09:43
Washington: Presiden Amerika Serikat Donald Trump membela respons pemerintahannya terhadap wabah hantavirus di kapal pesiar MV Hondius setelah muncul kritik bahwa otoritas AS dinilai lamban dalam bertindak.
Saat ditanya wartawan di Gedung Putih pada Senin mengenai ancaman “rat virus” atau hantavirus, Trump membantah tudingan lamban tersebut.
“Mereka bertindak sangat cepat. Saya sudah melihat peringatannya. Give me a break. Mereka bertindak sangat, sangat cepat,” kata Trump kepada wartawan, merujuk pada petugas gabungan yang menangani wabah hantavirus.
Trump juga mengatakan hantavirus merupakan penyakit yang sudah lama dikenal meski kasusnya relatif kecil.
“Ini penyakit yang sudah ada sejak lama dalam skala sangat kecil. Bukan penyakit yang baik untuk tertular karena sangat parah jika terkena, tetapi sangat sulit menular,” ujarnya, seperti dikutip dari Viory, Selasa, 12 Mei 2026.
Di hari yang sama, dua penumpang tambahan dari kapal pesiar MV Hondius dilaporkan positif hantavirus, sehingga total kasus yang terkonfirmasi kini mencapai sembilan orang.
Tiga orang dilaporkan meninggal dunia setelah melakukan perjalanan menggunakan kapal tersebut.
MV Hondius akhirnya berlabuh di Tenerife, Spanyol, pada akhir pekan lalu setelah sempat menjalani karantina akibat wabah di atas kapal. Para penumpang kemudian dievakuasi dan dipulangkan ke negara masing-masing melalui operasi repatriasi internasional.
Saat ini evakuasi MV Hondius di Tenerife sudah selesai, dan kapal tersebut akan berlayar ke Belanda.
Baca juga: Evakuasi Selesai, Kapal MV Hondius yang Terdampak Hantavirus Segera ke Belanda