Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, saat membuka seminar nasional Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKM), di Kantor Gubernur Sulsel, Selasa 4 Agustus 2026. Metrotvnews.com/Muhammad Syawaluddin.
Targetkan 80 Ribu Koperasi Merah Putih, Zulhas: Pembangunan Bertahap
Muhammad Syawaluddin • 4 August 2026 19:09
Makassar: Pemerintah menargetkan 80 ribu Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di seluruh Indonesia. Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), mengatakan bahwa hingga kini, pembangunan Koperasi Desa Merah Putih terus berjalan.
"Tahun ini ditargetkan sekitar 35.800 koperasi selesai. Tahun depan berlanjut lagi secara bertahap," katanya, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa, 4 Agustus 2026.
Ia mengatakan, Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih itu dibangun secara bertahap dengan target tiap tahunnya. Pasalnya, kata dia, membangun puluhan ribu bangunan tidak bisa dilakukan secara instan.
"Tahun depan bertahap menjadi sekitar 60.000. Ini pekerjaan besar sehingga dilakukan secara bertahap," jelas Zulhas.
"Tahun ini ditargetkan sekitar 35.800 koperasi selesai. Tahun depan bertahap menjadi sekitar 60.000. Ini pekerjaan besar sehingga dilakukan secara bertahap," ujar Zulkifli.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, mengatakan, pihaknya hingga saat ini masih mencarikan solusi kepada desa-desa atau kelurahan yang belum memiliki lahan untuk membangun koperasi.
"Jadi memang pelaksanaannya bertahap, tidak sekaligus," ujar Yandri.

Ilustrasi-Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Foto: Dok. Istimewa.
Ia mengatakan, bahwa semua harus bersyukur karena sudah dipastikan ada 35 ribu koperasi yang telah dibangun tahun ini. Bukan cuma bangunan, tapi beserta dengan sarana yang dibutuhkan untuk operasional koperasi.
"Itu merupakan capaian yang luar biasa. Dalam waktu tidak lebih dari satu tahun, sudah bisa diwujudkan sekitar 35.000 gudang beserta sarana operasionalnya. Gudang tersebut juga dilengkapi dengan dukungan logistik, yaitu satu truk, satu mobil pikap, dan dua kendaraan operasional," jelasnya.