Mulai 4 Juli 2026, KA Rajabasa Sediakan Kelas Ekonomi Modifikasi

Ilustrasi. Foto: dok KAI.

Mulai 4 Juli 2026, KA Rajabasa Sediakan Kelas Ekonomi Modifikasi

Riza Aslam Khaeron • 17 June 2026 16:51

Jakarta: PT Kereta Api Indonesia (Persero) mulai meningkatkan layanan KA Rajabasa relasi Kertapati–Tanjungkarang pergi-pulang dengan menghadirkan Kereta Ekonomi Premium Modifikasi. Mengutip Antara, peningkatan sarana ini berlaku mulai Sabtu, 4 Juli 2026, sebagai respons atas tingginya antusiasme dan masukan pelanggan di lintas Lampung–Sumatera Selatan.
 

Perubahan tersebut membuat KA Rajabasa tidak lagi menggunakan sarana Kereta Ekonomi Tegak Lurus 106 tempat duduk.

Mulai tanggal tersebut, perjalanan KA Rajabasa menggunakan Kereta Ekonomi Premium Modifikasi yang disiapkan untuk memberikan pengalaman perjalanan lebih nyaman, terutama bagi pelanggan yang menempuh perjalanan antardaerah cukup panjang antara Sumatera Selatan dan Lampung.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa setiap masukan pelanggan menjadi perhatian utama dalam merumuskan langkah perbaikan.

"KAI mendengarkan masukan pelanggan KA Rajabasa. Kami memahami harapan masyarakat terhadap perjalanan yang lebih nyaman, terjangkau, dan tetap andal," ujar Anne dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin, 15 Juni 2026, mengutip Antara.

Anne menambahkan, perbaikan layanan membutuhkan proses, mulai dari kesiapan sarana, pola operasi, keselamatan, hingga pelayanan di lapangan. Karena itu, peningkatan dilakukan secara bertahap agar manfaatnya dapat dirasakan pelanggan dengan baik

Sebelum memasuki tahap modifikasi ini, KAI telah terlebih dahulu menambah jumlah kereta dalam satu rangkaian dari 5 menjadi 8 kereta.

Saat masih menggunakan Ekonomi Tegak Lurus, penambahan tersebut berhasil menaikkan kapasitas dari 530 menjadi 848 tempat duduk per perjalanan, atau bertambah sekitar 60 persen. Langkah awal itu diambil untuk mengakomodasi lonjakan kebutuhan pelanggan yang terus meningkat.
 

Fasilitas Baru Ekonomi Premium Modifikasi


Kursi yang disediakan di KA ekonomi premium modifikasi. (Instagram/@kai121_)

Memasuki tahap berikutnya, kehadiran 8 kereta ekonomi premium modifikasi akan menyediakan 640 tempat duduk per perjalanan.

Meski kapasitas tempat duduk berkurang dari 848 menjadi 640, pelanggan kini dapat menikmati peningkatan kualitas perjalanan yang signifikan dengan formasi tempat duduk 2-2 yang kebanyakan tidak saling berhadapan.

Beberapa fasilitas baru yang dihadirkan meliputi:
  • Kursi Individual (Individual Seat): Setiap kursi dilengkapi dengan pembatas lengan (arm rest) dan dapat diputar
  • Sandaran Fleksibel (Reclining Seat)
  • Pendingin Udara Sentral (AC Central)
  • Stop Kontak Mandiri
Konfigurasi tempat duduk yang baru ini dirancang khusus untuk memberikan kenyamanan lebih pada perjalanan jarak jauh.
 

Tarif Tetap Rp32.000

KA Rajabasa sendiri merupakan kereta api dengan skema Public Service Obligation (PSO) yang mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.

Dengan subsidi tersebut, tarif untuk jarak terjauh Kertapati–Tanjungkarang maupun sebaliknya tetap dipertahankan sebesar Rp32.000.

"Bagi pelanggan, perjalanan dengan tarif Rp32.000 untuk jarak terjauh sangat berarti. Biaya transportasi yang terjangkau membantu masyarakat mengatur kebutuhan lain, seperti pendidikan anak, biaya kesehatan, kebutuhan keluarga, atau modal usaha kecil. Karena itu, peningkatan kenyamanan KA Rajabasa diarahkan agar layanan PSO ini semakin dekat dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat," kata Anne.
 
Baca Juga:
Dari Gambir hingga Surabaya, Simak Jadwal KA Panoramic Juni 2026
 

Rute dan Konektivitas Wilayah


Kursi yang disediakan di KA ekonomi premium modifikasi. (Instagram/@kai121_)

Dengan panjang perjalanan mencapai 389 kilometer, KA Rajabasa menjadi salah satu rangkaian kereta api penumpang terpanjang di Pulau Sumatra yang beroperasi secara reguler. Layanan ini menghubungkan dua simpul utama, yaitu Stasiun Kertapati di Palembang dan Stasiun Tanjungkarang di Bandar Lampung.

Dalam rutenya, KA Rajabasa melayani sejumlah stasiun pemberhentian berikut secara berurutan:
  1. Kertapati
  2. Lembak
  3. Prabumulih
  4. Peninjawan
  5. Tigagajah
  6. Baturaja
  7. Martapura
  8. Way Tuba
  9. Blambangan Umpu
  10. Tulang Buyut
  11. Negara Ratu
  12. Ketapang
  13. Kotabumi
  14. Sulusuban
  15. Bekri
  16. Tegineneng
  17. Rejosari
  18. Labuan Ratu
  19. Tanjungkarang
     

Jadwal Perubahan Sarana KA Rajabasa

Perubahan sarana ini akan diberlakukan untuk KA Nomor 58 dan 57 pada 4 Juli 2026 dengan jadwal:


Mengutip Antara, Sepanjang 2025, KA Rajabasa melayani 686.788 pelanggan. Sementara pada Januari–Mei 2026, layanan ini mengangkut 388.190 pelanggan, meningkat 38,29 persen dibanding periode yang sama pada 2025 yang berjumlah 280.719 pelanggan. Dengan demikian, terdapat tambahan 107.471 pelanggan dalam lima bulan pertama 2026.

Keberadaannya diklaim telah membantu memperpendek jarak sosial antar daerah, memperlancar mobilitas masyarakat, dan membuka akses transportasi publik untuk setiap lapisan masyarakat.

"Kami menata layanan secara bertahap agar KA Rajabasa semakin nyaman, tetap terjangkau, dan dapat diandalkan masyarakat. Harapannya, pelanggan merasakan bahwa perjalanan dengan kereta api semakin sesuai dengan kebutuhan mereka," tutup Anne.

(Muhamad Marup)