Puncak Arus Mudik di 37 Bandara InJourney Berjalan Lancar

Ilustrasi. Foto: Dok istimewa

Puncak Arus Mudik di 37 Bandara InJourney Berjalan Lancar

Eko Nordiansyah • 20 March 2026 15:00

Jakarta: PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) menyatakan puncak arus mudik Lebaran berjalan mulus di 37 bandara yang dikelola, dengan operasional penerbangan dan layanan penumpang berlangsung lancar selama periode padat tersebut.

"Puncak arus mudik di seluruh bandara yang dikelola InJourney Airports pada 18 Maret 2026 atau H-2 Lebaran 2026 berjalan lancar," kata Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi dalam keterangan di Jakarta, dikutip dari Antara, Jumat, 20 Maret 2026.

Dia menyampaikan pada puncak arus mudik tersebut, total pergerakan penumpang di 37 bandara mencapai 570.959 orang, menjadi angka tertinggi pada masa angkutan lebaran yang berlangsung 13-18 Maret 2026.

Adapun pergerakan pesawat pada puncak arus mudik ini sebanyak 4.043 penerbangan. Kelancaran itu didukung perencanaan operasi dan pelayanan yang matang di seluruh bandara, baik dari sisi fasilitas, sumber daya manusia termasuk prosedur.

Menurutnya rencana operasi yang matang serta dukungan dari pemangku kepentingan, termasuk dukungan pengamanan dari BKO TNI-Polri 578 personel, memungkinkan seluruh bandara InJourney Airports dapat mengantisipasi peningkatan trafik penerbangan dan jumlah penumpang pesawat pada puncak arus mudik.

"Kesiapan secara prediktif menjadi kunci kelancaran puncak arus mudik," ujar Pahlevi.



(Ilustrasi. Foto: Pexel.co)

3,15 juta penumpang bepergian dengan pesawat

Secara kumulatif, selama periode angkutan Lebaran pada 13-18 Maret 2026 (H-7 hingga H-2), jumlah penumpang pesawat di 37 bandara mencapai 3,15 juta penumpang. Angka ini meningkat tujuh persen dibandingkan dengan periode yang sama pada 2025 yang tercatat 2,94 juta penumpang.

Jumlah pergerakan pesawat juga meningkat tujuh persen menjadi 23.269 penerbangan dari sebelumnya 21.748 penerbangan.

Kelancaran juga didukung dengan adanya penerbangan tambahan (extra flight) yang dioperasikan maskapai dengan jumlah mencapai lebih dari 1.136 extra flight pada 13-17 Maret 2026.

Lebih lanjut, Pahlevi mengungkapkan capaian itu juga melampaui kinerja sebelum pandemi covid-19. Jumlah penumpang pada H-7 hingga H-2 ini tercatat lebih tinggi sekitar lima persen dibandingkan dengan periode yang sama pada 2019.

Ia menegaskan pihaknya bersama seluruh pemangku kepentingan terus berkolaborasi menjaga tren pertumbuhan trafik penerbangan itu di antaranya dengan memastikan kelancaran angkutan lebaran di sektor angkutan udara.

"Walaupun menjadi puncak arus mudik di setiap bandara, kami berhasil mengelola dengan baik peningkatan trafik sehingga meminimalisir antrean penumpang dan kendaraan di bandara,” ucap Pahlevi.

Adapun lima bandara tersibuk dari H-7 hingga H-2 adalah Bandara Soekarno-Hatta Tangerang (1,06 juta penumpang), Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali (390.853 penumpang), Bandara Juanda Surabaya (266.910), Bandara Sultan Hasanuddin Makassar (211.177 penumpang) dan Bandara Kualanamu Deli Serdang (145.305 penumpang).

"Seluruh bandara yang dikelola InJourney Airports terus siaga menjaga aspek keamanan, keselamatan dan pelayanan pada angkutan lebaran yang masih berlangsung hingga 30 Maret 2026," kata dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)