Dua Karyawan Ditemukan Tewas dalam Kebakaran Supermarket di Sleman

Situasi lalu lintas di sekitar lokasi kebakaran Supermarket Trans Home, Jalan Yogyakarta-Solo Kilometer 11, Kalurahan Kalitirto, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis, 1 Oktober 2026. (ANTARA/Agung Dwi Prakoso)

Dua Karyawan Ditemukan Tewas dalam Kebakaran Supermarket di Sleman

Silvana Febiari • 1 October 2026 21:14

Sleman: Petugas pemadam kebakaran menemukan dua korban dalam kebakaran Gedung Trans Home, Jalan Yogyakarta-Solo Kilometer 11, Kalurahan Kalitirto, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Evakuasi dilakukan setelah petugas memastikan lokasi aman untuk pencarian korban.

"Proses evakuasi tadi korban ditemukan oleh teman-teman yang melakukan pemadaman, tapi belum bisa untuk melakukan evakuasi. Akhirnya mereka keluar untuk berkoordinasi kembali untuk proses evakuasi," kata Koordinator Unit Siaga SAR Sleman Dhedi Prasetya, dilansir dari Antara, Kamis, 1 Oktober 2026.

Berdasarkan identifikasi awal, kedua korban berjenis kelamin perempuan. Keduanya ditemukan dalam posisi berdekatan di sekitar tangga lantai tiga gedung tersebut.


"Posisi korban berada di lantai tiga berdekatan. Kedua korban berdekatan, berada di sekitar dekat tangga," ujarnya.

Ia menyebut kondisi kedua korban saat dievakuasi petugas dalam keadaan henti napas dan tidak teraba denyut nadi. Mereka kemudian langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY.

"(Jenis kelamin) pastinya masih proses identifikasi. Tapi dari info awal tadi yaitu korban atas nama Ibu W dan Ibu S, perempuan," ujarnya.

Menurut dia, petugas dibekali alat self-contained breathing apparatus (SCBA) untuk membantu pernapasan saat melakukan evakuasi korban. Sebab, kondisi asap tebal di dalam gedung dapat membahayakan petugas.

"Teman-teman menggunakan SCBA dan juga peralatan-peralatan untuk membuka pintu, misalkan ada pintu yang tidak bisa dibuka," ucapnya.


Kebakaran melanda Gedung Trans Home, Jalan Yogyakarta-Solo Kilometer 11, Kalurahan Kalitirto, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Metro YV/ Agus Utantoro


Proses evakuasi korban dilakukan oleh delapan personel yang masuk ke dalam gedung karena akses di dalam relatif sempit. "Yang lain standby di luar. Untuk yang masuk seluruhnya ada delapan personel karena aksesnya cukup sempit, jadi kita batasi untuk jumlah personelnya," jelasnya.

Beberapa kendala yang dialami petugas saat mengevakuasi korban. Di antaranya banyak timbulan asap berbahan kimia yang mengepul di dalam ruangan.

"Ini termasuk evakuasi dengan medan sempit dan juga banyak hazmat ataupun benda-benda berbahaya, bahan-bahan beracun yang bisa menyebabkan tim evakuasi fail. Jadi perlu tim yang benar-benar kompeten," ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Berbah, Sleman, AKP Fitrianto Heri Nugroho mengonfirmasi adanya dua korban dalam kebakaran Trans Home. Ia menyebut korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani identifikasi.

"Ya (korban seorang karyawan)," jawabnya.

(Silvana Febiari)