Kemenkes: 109 Juta Warga Ikuti Cek Kesehatan Gratis

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (kanan) di Kantor Kemenkes, Jakarta Selatan. Foto: Metrotvnews.com/Afifah Alfina.

Kemenkes: 109 Juta Warga Ikuti Cek Kesehatan Gratis

Fachri Audhia Hafiez • 22 October 2026 19:22

Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat jumlah peserta program Cek Kesehatan Gratis (CKG) periode Februari 2025 hingga Oktober 2026 telah menembus angka 109 juta jiwa. Jumlah ini mendekati target nasional sebesar 130 juta orang.

“Pencapaiannya sudah 109 juta untuk mengejar 130 juta target harusnya tercapai dan sekarang sudah mulai fokus ke tata laksana,” kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Kantor Kemenkes, Jakarta Selatan, Kamis, 22 Oktober 2026.
 


Berdasarkan temuan di lapangan, Kemenkes mencatat sebanyak 7 juta orang menderita hipertensi, 1,1 juta orang mengidap diabetes, 13 juta orang mengalami obesitas, serta 256 ribu orang mengalami dislipidemia. Tingginya temuan penyakit tidak menular (PTM) tersebut mendorong pemerintah memprioritaskan penanganan pada empat faktor risiko pemicu utama kematian global.

“Pemerintah kesehatan sekarang intinya kita fokus dulu ke hipertensi, diabetes, karena kolesterol atau dislipidemia dan obesitas,” terang Budi.

Budi menjelaskan intervensi dini terhadap keempat kondisi medis tersebut sangat krusial. Karena pengendalian ketat pada tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan berat badan terbukti secara riset efektif menekan angka fatalitas.

“Karena kalau kita bisa mengendalikan keempat faktor risiko tadi, terbukti secara riset bisa menurunkan kematian yang tinggi, terutama kematian di bidang cardiovascular disease,” jelas Budi.


Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Kantor Kemenkes, Jakarta Selatan. Foto: Metrotvnews.com/Afifah Alfina. 

Ia menegaskan keberhasilan program kesehatan tidak sekadar diukur dari kuantitas pelaksanaan tes maupun distribusi obat. Namun, pada terwujudnya kualitas hidup masyarakat yang sehat secara jangka panjang.

“Targetnya kita bukan hanya skriningnya, bukan hanya dikasih obatnya, tetapi memastikan bahwa semua masyarakat kita tuh sehat,” tegas Budi.

(Metrotvnews.com/Afifah Alfina)

(Fachri Audhia Hafiez)