Kobaran api membakar Gunung Sumbing semakin terlihat membesar pada Rabu (21/10) malam dan semakin sulit untuk dipadamkan. (Foto: MI/Akhmad Safuan)
Kebakaran Gunung Sumbing dan Lawu Makin Meluas, Lahan Terbakar 790 Hektare
Akhmad Safuan • 22 October 2026 07:46
Semarang: Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gunung Sumbing, Kabupaten Wonosobo, serta Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, terus meluas. Berdasarkan data yang disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah, luas area yang terbakar di kedua gunung tersebut mencapai sekitar 790 hektare.
Kobaran api di Gunung Sumbing masih terlihat membara dengan kepulan asap tebal yang membubung tinggi. Api dilaporkan meluas hingga wilayah Kabupaten Magelang.
Sementara itu, kebakaran di Gunung Lawu terus menjalar di kawasan Resor Pengelolaan Hutan (RPH) Blumbang, Karanganyar. Area RPH tersebut memiliki luas sekitar 1.015 hektare, sedangkan lahan yang terbakar dilaporkan mencapai 490 hektare.
"Luas lahan terbakar di Gunung Lawu telah mencapai 490 hektare dibandingkan sebelumnya seluas 200 hektare, " kata Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Jawa Tengah Bergas Catursasi Penanggungan, Kamis, 22 Oktober 2026.
Bergas menjelaskan, upaya pemadaman di Gunung Lawu dilakukan melalui sejumlah metode. Petugas menggunakan penyemprotan air dari truk tangki, meskipun jangkauan penyemprotan terbatas. Pemadaman secara manual juga dilakukan dengan memukul titik api menggunakan ranting untuk mencegah penyebaran kobaran.
Selain itu, operasi pemadaman melalui metode pengeboman air atau water bombing terus berlangsung hingga Rabu malam, 21 Oktober 2026. Upaya tersebut dilakukan untuk mempercepat penanganan kebakaran yang terus meluas.
"Sudah hari ketiga water bombing dilakukan, hingga malam ini paling banyak pengeboman karena tidak ada kendala cuaca," tambahnya.
Dalam operasi tersebut, helikopter telah melakukan sembilan kali pengeboman air dengan total volume air yang dijatuhkan mencapai 18.000 liter. Meski demikian, upaya pemadaman tersebut belum menunjukkan hasil signifikan karena api masih menjalar ke sejumlah bagian kawasan gunung.

Gunung Sumbing. Foto: Antara
Di Gunung Sumbing, kebakaran juga meluas ke wilayah Kabupaten Magelang dan Temanggung. Bergas menyebut luas lahan yang terbakar di kawasan tersebut mencapai sekitar 300 hektare. Ratusan petugas gabungan dan relawan dari tiga daerah dikerahkan untuk menangani kebakaran.
Petugas dan relawan dari Wonosobo, Magelang, serta Temanggung berupaya membatasi penyebaran api. Pemerintah Kabupaten Wonosobo juga telah meningkatkan status kebencanaan daerah menjadi tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan.
Bergas mengatakan, pemadaman menggunakan metode water bombing di Gunung Sumbing masih dalam tahap perencanaan. Saat ini, keterbatasan sarana dan prasarana serta ketersediaan pesawat menjadi pertimbangan, sementara operasi pemadaman melalui udara masih dipusatkan di Gunung Lawu.
"Kalau pemadaman menggunakan sistem Walter bombing varinmasih direncanakan, karena mengingat keterbatasan sarana prasarana dan pesawat digunakan, saat ini masih berkonsentrasi di Gunung Lawu, " tuturnya.