BNPB Catat 2.295 Kejadian Bencana di Indonesia hingga November 2026

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan. Foto: Metrotvnews.com/Arini Noviawati Gunawan.

BNPB Catat 2.295 Kejadian Bencana di Indonesia hingga November 2026

Gabriella Thesa Widiari • 4 November 2026 17:59

Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat akumulasi kejadian bencana di Indonesia mencapai 2.295 peristiwa hingga Rabu, 4 November 2026. Jumlah tersebut bertambah 10 kejadian baru dibandingkan sehari sebelumnya.

“Untuk total kejadian bencana yang terjadi di Indonesia untuk hari ini kami dapat sampaikan ada 10 kejadian. Dari kejadian 2.285 tanggal 3 November 2026 menjadi 2.295 pada hari ini tanggal 4 November 2026,” ujar Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan di Jakarta Timur, Rabu, 4 November 2026.

Berton menjelaskan tambahan kejadian tersebut merupakan akumulasi peristiwa lampau. Keterlambatan pencatatan terjadi karena laporan dari petugas lapangan baru diterima oleh pusat data.

“Namun perlu saya sampaikan bahwa kejadian yang kami dapatkan 10 kejadian ini ada beberapa waktu yang lalu sudah kejadian, namun laporannya baru dapat kami terima,” kata Berton.

Berton menyebut tambahan data bencana tersebut didominasi oleh enam peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Wilayah yang terdampak meliputi Kabupaten Batang, Sragen, Luwu, Konawe Kepulauan, Pulau Taliabu, hingga Jayawijaya.

“Dari 10 kejadian tersebut adalah enam kejadian ada kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Batang, Sragen, Luwu, Konawe Kepulauan, Pulau Taliabu, dan Jayawijaya,” ujar Berton.


Ilutrasi bencana longsor. Foto: BPBD Lumajang.

Selain penambahan kasus pada bencana karhutla, BNPB juga mencatat adanya empat kejadian bencana hidrometeorologi lainnya di berbagai daerah. Rincian tersebut mencakup dua kejadian cuaca ekstrem di Kabupaten Sumenep dan Brebes, satu kejadian banjir di Kabupaten Pidie Jaya, serta satu kejadian tanah longsor di Kabupaten Pacitan.

“Sedangkan dua kejadian cuaca ekstrem terjadi di Sumenep dan Brebes, satu kejadian banjir di Kabupaten Pidie Jaya, serta satu kejadian tanah longsor di Kabupaten Pacitan,” ujar Berton.


(Metrotvnews.com/Arini Noviawati Gunawan)

(Gabriella Thesa Widiari)