Bupati Parigi Moutong Erwin Burase menyampaikan sambutannya saat menerima kedatangan jamaah haji asal kabupaten itu berlangsung di Parigi, Kamis, 25 Juni 2026. ANTARA/HO-Humas Pemkab Parigi Moutong
Jemaah Haji Parigi Moutong Diminta Perkuat Ukhuwah dan Kepedulian Sosial
Silvana Febiari • 25 June 2026 17:41
Parigi Moutong: Pelaksanaan rukun Islam merupakan perjalanan spiritual yang memberikan banyak pelajaran berharga, mulai dari kesabaran, keikhlasan, kedisiplinan hingga semangat kebersamaan. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi teladan di tengah masyarakat.
"Para jamaah haji memiliki peran penting dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kepedulian sosial, dan menjaga persatuan serta kerukunan di lingkungan masing-masing," ujar Bupati Parigi Moutong Erwin Burase, dilansir dari Antara, Kamis, 15 Juni 2026.
Erwin juga mengatakan gelar haji yang didapat jemaah haji harus dijaga dengan sikap teladan dalam lingkungan sosial masyarakat. "Gelar haji yang disematkan harus dijaga dengan perilaku serta tindakan spiritual," kata Erwin.
Baca Juga :
Status haji, kata Erwin, tidak sekadar menjadi prestise, melainkan cerminan dari peningkatan kualitas akhlak, ibadah, dan kepedulian terhadap sesama.
Di kesempatan itu, ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Mulai dari proses pemberangkatan, pendampingan selama berada di Tanah Suci, hingga proses pemulangan ke daerah.
Sementara Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Parigi Moutong Subhan menjelaskan total haji asal kabupaten itu sebanyak 100 orang. Mereka terdiri atas 98 haji dan dua petugas pendamping, dengan rincian 31 orang laki-laki dan 69 perempuan.
"Satu orang haji atas nama Syahrudin Andi Sappo Berkisar (77) belum kembali ke daerah karena masih menjalani perawatan medis di Balikpapan, Kalimantan Timur," ucapnya.
.jpeg)
Ilustrasi haji. Foto: dok. Kemenag
Kondisi kesehatan haji tersebut menurun setelah menempuh perjalanan panjang dari Madinah menuju Indonesia. Setibanya di Balikpapan, Syahrudin harus mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Kata dia, koordinasi dengan pihak keluarga telah dilakukan sejak awal. Petugas haji, pihak terkait, dan otoritas rumah sakit terus berkomunikasi dengan keluarga guna memantau perkembangan kondisi jemaah tersebut.
"Gelar haji bukan hanya sekedar simbol, harus diimplementasikan dengan sikap dan tindakan yang terpuji," tutur Subhan.