Barang bukti terkait kerusuhan Hari Buruh disita Polda Metro Jaya. Foto: Metro TV/Muhammad Alvi
Terduga Penyusup Hari Buruh di Jakarta Bawa Molotov hingga Paku Beton
Muhammad Alvi Randa • 2 May 2026 00:04
Jakarta: Polda Metro Jaya menggagalkan rencana pembakaran fasilitas umum dan penyerangan aparat pada Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, di depan Gedung DPR. Polisi menyita puluhan barang bukti berbahaya dari kelompok tersebut.
“Dari kegiatan tersebut kami berhasil mengamankan barang-barang yang akan digunakan untuk melakukan kerusuhan. Sebagaimana rekan-rekan lihat, ada botol kosong, kain pemicu, termasuk bensin untuk membuat bom molotov,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin di Jakarta, Jumat, 1 Mei 2026.
Pelaku diduga akan merakit bom molotov di lokasi aksi. Selain itu, polisi menyita paku beton yang rencananya digunakan untuk merusak bangunan. Kelompok tersebut diduga ingin memanfaatkan situasi saat massa fokus pada orasi guna melakukan perusakan.
Iman menambahkan, petugas turut menemukan ketapel beserta peluru gotri yang disiapkan untuk menyerang aparat. Polisi menilai seluruh peralatan itu menunjukkan adanya perencanaan matang untuk memicu kerusuhan.
“Semua peralatan sudah dipersiapkan oleh pelaku untuk membuat kerusuhan, oleh karena itu kami melakukan langkah-langkah antisipatif sebelum mereka melakukan tindak pidana,” ungkap Iman.

Barang bukti terkait kerusuhan Hari Buruh disita Polda Metro Jaya. Foto: Metro TV/Muhammad Alvi
Berdasarkan hasil pendalaman, kelompok tersebut diduga berencana memicu bentrokan dengan melempar benda ke arah aparat dan mengadu domba antar elemen serikat buruh.Para pelaku juga berupaya menyebarkan provokasi melalui media sosial untuk memperbesar eskalasi kerusuhan.
Meski ada upaya penyusupan, Polda Metro Jaya memastikan rangkaian May Day 2026 di Jakarta berlangsung aman dan kondusif. Polisi kini mendalami sumber pendanaan serta memburu aktor intelektual di balik rencana kerusuhan tersebut.