Penanganan karhutla oleh Tim Manggala Agni Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera di Provinsi Riau. ANTARA/HO-Manggala Agni
BNPB: Luas Karhutla di Riau Capai 15 Ribu Hektare
Lukman Diah Sari • 2 June 2026 13:34
Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkap total luasan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau tembus 15.031,58 hektare. Total luasan yang terbakar itu dihimpun sejak 1 Januari hingga 1 Juni 2026.
"Provinsi Riau, salah satu provinsi prioritas karhutla, dilaporkan per Senin (1/6) total luas lahan terbakar sejak 1 Januari hingga 1 Juni 2026 mencapai 15.031,58 hektare," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, melansir Antara, Selasa, 2 Juni 2026 .
Sipongi mencatat perluasan titik api kebakaran antara lain yang membakar lima hektare lahan di kawasan Bukit Lumut, Desa Cipang Kiri Hulu, Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu.
Selain itu, amukan si jago merah juga menghanguskan lahan seluas 44,4 hektare di Dusun Sejati, Kepenghuluan Rantau Bais, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, serta satu hektare di Kelurahan Kandis Kota, Kabupaten Siak.

Tim Manggala Agni terjun ke lokasi kebakaran lahan di Desa Sokoi Kabupaten Pelalawan yang terbakar sekitar 60 ha. ANTARA/HO-Manggala Agni
Merespons potensi kerawanan yang ada, dia meminta masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Khususnya menghadapi ancaman cuaca selama masa peralihan musim dari hujan menuju kemarau yang kontras di tengah dinamika atmosfer, sebagaimana yang dilaporkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
BMKG dalam laporan resminya belum lama ini menyebutkan bahwa kondisi iklim global berpotensi berkembang menuju fenomena El Nino lemah hingga moderat pada semester kedua 2026 dengan peluang sekitar 50-80 persen, sehingga meningkatkan risiko kekeringan dan, kebakaran hutan dan lahan di Indonesia.