Masyarakat desa. Foto: Istimewa
Pengembangan Desa lewat Kolaborasi Pendidikan hingga Kewirausahaan
M Sholahadhin Azhar • 30 July 2026 21:45
Jakarta: Pengembangan desa dilakukan lewat beragam kolaborasi dengan melibatkan masyarakat setempat. Kolaborasi tersebut agar potensi lokal dapat tumbuh.
"Kami terus mendampingi masyarakat melalui kolaborasi di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan agar potensi lokal dapat tumbuh menjadi kekuatan yang memberikan manfaat secara berkelanjutan bagi masyarakat," kata Chief of Corporate Affairs PT Astra International Tbk Boy Kelana Soebroto, dalam keterangan yang dikutip Kamis, 30 Juli 2026.
Hal tersebut diungkap Boy, terkait Desa Sejahtera Astra Kanreapia, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Masyarakat desa tersebut menginisiasi Rumah Koran, melalui pendampingan dari Astra.
"Astra percaya bahwa perubahan yang berkelanjutan berawal dari masyarakat yang memiliki kesempatan untuk belajar, berkembang, dan mengoptimalkan potensi yang dimiliki," kata Boy.
Jamaluddin Daeng Abu, penerima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2017 Bidang Pendidikan sekaligus penggerak Desa Sejahtera Astra Kanreapia, menjadi inisiator Rumah Koran.
Inisiatif tersebut berangkat dari keprihatinannya terhadap rendahnya literasi masyarakat. Melalui ruang belajar sederhana tersebut, masyarakat mulai membuka akses terhadap pengetahuan, mulai dari membaca berita hingga memahami informasi pada kemasan benih pertanian.
Perubahan yang diawali dengan peningkatan literasi inilah yang kemudian membuka jalan bagi berkembangnya sektor pertanian, pelestarian lingkungan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Kini, Desa Sejahtera Astra Kanreapia memiliki dua Rumah Koran yang menjadi pusat literasi masyarakat sekaligus tujuan wisata edukasi bagi berbagai kalangan.
Sejak menjadi bagian dari program Desa Sejahtera Astra pada 2021, Desa Sejahtera Astra Kanreapia terus mengembangkan berbagai inisiatif pemberdayaan yang telah menjangkau sekitar 1.000 penerima manfaat.

Masyarakat desa. Foto: Istimewa
Upaya tersebut turut diperkuat melalui Sekolah Alam Desa Sejahtera Astra Kanreapia yang setiap tahun menamatkan sekitar 15 peserta didik. Hal ini, sebagai bagian dari peningkatan kualitas pendidikan masyarakat.
Berbagai upaya tersebut menghadirkan perubahan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Dari yang sebelumnya mengandalkan intuisi dalam bertani, kini para petani mampu memanfaatkan informasi untuk meningkatkan kualitas budi daya.
Produktivitas pertanian pun terus berkembang hingga menjadikan Desa Sejahtera Astra Kanreapia sebagai salah satu sentra sayuran terbesar di Sulawesi Selatan yang menopang perekonomian masyarakat.
Lebih dari itu, hasil panen yang diperoleh tidak hanya menghidupi banyak keluarga, tetapi juga dibagikan melalui program Sedekah Sayur kepada 100 panti asuhan dan masyarakat yang membutuhkan di Sulawesi Selatan.