Bendera Amerika Serikat dan Iran. (Anadolu Agency)
AS Ajukan Lima Syarat kepada Iran untuk Capai Kesepakatan Perang dan Nuklir
Willy Haryono • 17 May 2026 19:22
Teheran: Amerika Serikat (AS) disebut telah mengajukan lima syarat utama kepada Iran dalam upaya mencapai kesepakatan baru terkait perang dan program nuklir Teheran.
Kabar mengenai pengajuan lima syarat tersebut disampaikan kantor berita semi-resmi Iran, Fars, pada Minggu, 17 Mei 2026.
Menurut laporan itu, salah satu syarat utama Washington adalah hanya mengizinkan satu fasilitas nuklir Iran tetap beroperasi.
Syarat lainnya adalah menolak memberikan kompensasi atau ganti rugi apa pun kepada Iran, serta meminta pemindahan 400 kilogram uranium Iran ke Amerika Serikat sebagai bagian dari kesepakatan.
Dua syarat lainnya mencakup penolakan pencairan 25 persen aset Iran yang dibekukan, dan menjadikan penghentian perang di berbagai front bergantung pada hasil negosiasi.
Di sisi lain, Iran juga disebut mengajukan sejumlah syarat utama kepada Washington.
Teheran meminta penghentian perang di seluruh kawasan, termasuk di Lebanon, pencabutan sanksi ekonomi, pembebasan aset Iran yang dibekukan, hingga kompensasi atas kerusakan akibat perang. Iran juga menuntut pengakuan atas kedaulatannya terhadap Selat Hormuz.
Ketegangan kawasan Timur Tengah terus meningkat sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada Februari lalu. Sebagai respons, Teheran menyerang target-target Israel dan sekutu AS di kawasan Teluk serta menutup jalur pelayaran strategis Selat Hormuz.
Gencatan senjata sempat berlaku pada 8 April melalui mediasi Pakistan. Namun, pembicaraan di Islamabad gagal menghasilkan kesepakatan permanen.
Presiden AS Donald Trump kemudian memutuskan memperpanjang status gencatan senjata tanpa batas waktu.
Baca juga: Kirim Pesan ke Paus Leo, Presiden Iran Tegaskan Tetap Berkomitmen pada Diplomasi