Konvoi perayaan juara Persib Bandung. Metrotvnews.com/Roni Kurniawan
Pemkot Bandung Catat 122 Korban Kecelakaan dan 2 Kasus Kekerasan Selama Konvoi Persib
Roni Kurniawan • 24 May 2026 18:36
Bandung: Pemerintah Kota Bandung mencatatkan ratusan korban kecelakaan serta dua peristiwa tindak kekerasan selama gelaran konvoi perayaan kemenangan Persib Bandung usai meraih gelar juara kompetisi Super League musim 2025/2026. Salah satu korban kekerasan ditemukan tewas di wilayah Cibiru dengan luka tusukan di bagian dada.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengungkapkan berdasarkan laporan terakhir yang dihimpun, terdapat 122 korban kecelakaan yang terjadi sejak Sabtu malam, 23 Mei 2026, hingga Minggu siang, 24 Mei 2026, bertepatan dengan berlangsungnya pesta konvoi.
"Ini ada 122 korban kecelakaan, dua korban kekerasan. Satu korban kekerasan itu warga Cibiru ditemukan tewas usia 21 tahun. Kami sedang melakukan penyelidikan bersama pihak kepolisian, kami sedang menunggu hasil penyelidikan," ujar Farhan di Pendopo Kota Bandung, Minggu, 24 Mei 2026.
Farhan menjelaskan peristiwa kekerasan lainnya terjadi di kawasan Cisaranten Kidul. Hingga saat ini, aparat kepolisian masih terus melakukan pendalaman untuk mengidentifikasi pelaku dalam kasus tersebut.
"Korban kekerasan yang di Cisaranten Kidul itu juga sedang diidentifikasi pelakunya, korbannya warga setempat," ujar Farhan.
Baca Juga :
Dedi Mulyadi Apresiasi Kemenangan Persib: Klub Profesional Tanpa Campur Tangan Pemerintah
Dari total 122 korban kecelakaan, sebanyak 39 orang dirujuk ke rumah sakit, dan 26 orang di antaranya menjalani perawatan intensif di fasilitas kesehatan. Sementara itu, sisanya mendapatkan pertolongan medis di lokasi kejadian maupun di pusat kesehatan terdekat.
Farhan mengakui bahwa mayoritas korban merupakan warga Kota Bandung. Sebanyak 70 korban tercatat memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kota Bandung, sedangkan 52 korban lainnya berasal dari luar Kota Bandung.
Sementara itu, terkait identitas korban tewas di Cibiru dan apakah yang bersangkutan merupakan Bobotoh atau pendukung Persib, Farhan mengaku belum dapat memastikannya.
.jpg)
"Saya tidak tahu ya, tetapi yang pasti dia ditemukan tewas pada pukul 03.00 dini hari di Cibiru, sudah tergeletak di pinggir jalan," jawab Farhan.
Farhan juga menyebutkan bahwa korban tidak mengenakan atribut kebanggaan atau perlengkapan pendukung Persib ketika ditemukan. Berdasarkan informasi awal dari kepolisian, ditemukan sebilah pisau yang tertancap di bagian dada korban.
"Ditemukan pisau menancap di dadanya. Polsek yang tahu persis, yaitu Polsek Cibiru," tandas Farhan.