ASABRI Dorong Kemandirian dan Kompetensi Digital di Era Transformasi

Gedung ASABRI. Foto: MI/Susanto.

ASABRI Dorong Kemandirian dan Kompetensi Digital di Era Transformasi

Husen Miftahudin • 15 August 2026 12:23

Jakarta: PT ASABRI (Persero) mendorong peningkatan kompetensi dan kemandirian prajurit TNI penyandang disabilitas melalui Program Pemberdayaan Disabilitas Tangguh ASABRI (PELITA).

Program tersebut memberikan akses pembelajaran dan pengembangan keterampilan digital bagi prajurit TNI penyandang disabilitas. Pelaksanaannya dilakukan melalui kolaborasi ASABRI dengan Kodam Jaya dan Alunjiva Indonesia.

Sebanyak 28 prajurit TNI penyandang disabilitas di lingkungan Kodam Jaya mengikuti program tersebut. Pelatihan mencakup Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), pemasaran digital (digital marketing), serta keterampilan sebagai kreator konten (content creator).

Direktur Utama ASABRI melalui Sekretaris Perusahaan ASABRI Okki Jatnika mengatakan PELITA menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang pembelajaran yang inklusif dan sesuai dengan kebutuhan peserta di tengah transformasi digital.

"Melalui PELITA, ASABRI ingin membuka ruang bagi peserta untuk terus belajar dan mengembangkan potensi melalui kompetensi yang relevan dengan perkembangan zaman," jelas Okki seperti dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Menurut Okki, pemberdayaan perlu dilakukan secara berkelanjutan. ASABRI karena itu mendorong berbagai inisiatif yang tidak hanya memberikan manfaat dalam jangka pendek, tetapi juga menjadi bekal bagi peserta dalam menghadapi perubahan dan mengembangkan peluang baru.
 



(ASABRI mendorong peningkatan kompetensi dan kemandirian prajurit TNI penyandang disabilitas melalui Program PELITA. Foto: dok ASABRI)
 

Bekali prajurit dengan keterampilan digital


ASABRI memandang pengembangan kompetensi tidak hanya berkaitan dengan penambahan pengetahuan, tetapi juga dapat membuka peluang yang lebih luas.

Melalui penguasaan keterampilan digital, peserta didorong untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi, mengembangkan kreativitas, serta memanfaatkan ruang digital untuk kegiatan yang produktif.

Pelatihan TIK memberikan pemahaman dasar mengenai teknologi digital. Sementara itu, materi pemasaran digital dan kreator konten memperkenalkan pemanfaatan ekosistem digital untuk kebutuhan komunikasi, pemasaran, dan pengembangan kreativitas.

Keterampilan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta untuk terus berkarya sesuai dengan potensi dan minat masing-masing.

Program PELITA juga menjadi bagian dari kontribusi ASABRI dalam mendukung agenda pembangunan nasional, khususnya Asta Cita keempat yang mencakup penguatan pembangunan sumber daya manusia, sains dan teknologi, pendidikan, serta peran penyandang disabilitas.

Melalui program tersebut, ASABRI mendorong terbukanya akses pembelajaran dan pengembangan kompetensi digital bagi prajurit TNI penyandang disabilitas.

(Husen Miftahudin)