BKPM Catat Investasi Hilirisasi Batu Bara Capai USD2,3 Miliar

Batu bara. Foto: dok Metrotvnews.com

BKPM Catat Investasi Hilirisasi Batu Bara Capai USD2,3 Miliar

Husen Miftahudin • 29 July 2026 20:58

Jakarta: Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat nilai investasi proyek hilirisasi batu bara menjadi metanol (coal to methanol) mencapai USD2,3 miliar.
 
Direktur Hilirisasi Mineral dan Batu Bara BKPM Rizwan Aryadi Ramadhan mengatakan investasi tersebut diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas, baik bagi masyarakat di sekitar wilayah proyek maupun perekonomian nasional.
 
"Kami juga menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya atas investasi yang sebesar USD2,3 miliar yang nantinya akan direalisasikan dalam proyek ini," ujar Rizwan dalam acara penandatanganan Kontrak Front-End Engineering Design (FEED) dan Engineering, Procurement, Construction, and Commissioning (EPCC) Framework Agreement di Jakarta, dikutip dari Antara, Rabu, 29 Juli 2026.
 
Rizwan berharap nilai investasi proyek tersebut terus meningkat seiring perkembangan pelaksanaannya sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar.
 
Selain mendorong realisasi investasi, BKPM juga meminta pengembang proyek memastikan keberlanjutan pengembangan industri hilirisasi. Menurut Rizwan, proyek tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemandirian teknologi nasional sekaligus menciptakan nilai tambah melalui transfer pengetahuan (transfer of knowledge).
 
"Kami juga mendorong proyek ini dapat meningkatkan kemandirian teknologi nasional dan menciptakan nilai tambah berbasis pengetahuan melalui transfer of knowledge," ujar Rizwan.
 
Ia menilai proyek gasifikasi batu bara menjadi metanol merupakan bentuk kolaborasi berbagai pihak untuk mendukung kepentingan nasional, terutama dalam mengurangi ketergantungan terhadap impor metanol.
 
"Bersama kita membangun kedaulatan sumber daya, membuka lapangan pekerjaan bagi ribuan saudara-saudara kita, dan yang terpenting adalah mengangkat kesejahteraan masyarakat di sekitar proyek," kata dia.
 



(Ilustrasi aktivitas eksplorasi pertambangan batu bara. Foto: dok MI) 
 

Proyek gasifikasi batu bara masuki tahap FEED

 
PT Bumi Etam Chemical (BEC) menandatangani kontrak Front-End Engineering Design (FEED) dan Engineering, Procurement, Construction, and Commissioning (EPCC) Framework Agreement untuk pengembangan Proyek Strategis Nasional (PSN) gasifikasi batu bara menjadi metanol di Kutai Timur, Kalimantan Timur.
 
Kesepakatan tersebut menandai dimulainya tahap rekayasa dasar (FEED) sekaligus penyusunan kerangka pelaksanaan EPCC sebagai fondasi menuju tahap konstruksi fasilitas produksi metanol berbasis batu bara.
 
Proyek gasifikasi batu bara tersebut ditargetkan mampu memproduksi dua juta ton metanol per tahun dengan memanfaatkan sekitar 7,78 juta metrik ton batu bara berkalori rendah setiap tahun sebagai bahan baku.
 
Pengembangan proyek ini diharapkan dapat mendukung program hilirisasi sumber daya alam, mengurangi ketergantungan impor metanol, serta meningkatkan nilai tambah komoditas batu bara di dalam negeri.

(Husen Miftahudin)