Presiden Prabowo Subianto dalam Taklimat Presiden RI pada Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin, 2 Februari 2026. Dok. Tangkapan Layar
Prabowo Ajak Semua Pihak Bersatu Berantas Kemiskinan
Achmad Zulfikar Fazli • 2 February 2026 13:15
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto mengakui bangsa Indonesia masih menghadapi kesusahan dan tantangan, serta masih banyak rakyat Indonesia yang mengalami kesulitan hidup. Oleh karena itu, Prabowo mengajak semua pihak untuk bersatu untuk menghadapi semua persoalan bangsa.
"Kita harus berjuang bersama-sama semua unsur, semua tingkatan, semua latar belakang, semua partai manapun, kita harus bersatu, kita harus berjuang menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia," ujar Prabowo dalam Taklimat Presiden RI pada Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin, 2 Februari 2026.
Dia menegaskan pemerintah maupun elite tidak boleh menyerah dan tidak boleh takut dengan kesulitan. Dia heran banyak kelompok yang ragu dengan kemampuan bangsa Indonesia untuk bisa keluar dari berbagai persoalan yang ada, termasuk kemiskinan.
"Kita tidak boleh mengatakan aduh apa bisa, apa mampu. Karena ada kelompok-kelompok apa bisa, apa mampu, selalu menimbulkan keragu-raguan, apa ini orang Indonesia? Saya bingung. Kita tidak boleh menyerah sebelum bertanding," ujar dia.
Baca Juga:
Target 2029, Prabowo Bertekad Hapus Kemiskinan Ekstrem di Indonesia |

Ilustrasi kemiskinan di Indonesia. Foto: dok MI
Dia mengatakan Indonesia memiliki kekayaan alam yang sangat besar. Di menyentil masih adanya pemimpin dan elite yang tidak bisa menjaga kekayaan alam Indonesia, sehingga belum sepenuhnya diterima masyarakat.
"Terus terang saja kita harus berani mengakui bahwa unsur pimpinan di semua tingkat, unsur elite, kita harus akui bahwa elite Indonesia masih kurang dalam tugasnya menjaga dan mengelola kekayaan bangsa Indonesia," ujar dia.
Dia pun mengajak para pimpinan dan elite politik untuk bersama-sama membulatkan tekad untuk membenahi diri dan lingkungan guna menyelamatkan, serta menjaga kekayaan alam Indonesia agar sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat.
"Saya menggugah, saya mengajak, saudara-saudara kita bersatu. Tidak ada urusan saudara dari partai mana, jangan kita terlibat dalam sekat-sekat yang timbul dari sejarah, kita belajar dari sejarah," ujar dia.