Ilustrasi. Foto: Dok MI
IHSG Ditutup ke Level 6.343
Eko Nordiansyah • 6 August 2026 16:47
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan sore ini bertengger di zona merah. IHSG bergerak fluktuatif sepanjang perdagangan hingga melemah pada penutupan sore hari, Kamis, 6 Agustus 2026.
Berdasarkan data RTI, IHSG sore turun 7,427 poin atau setara 0,12 persen ke posisi 6.343,711. IHSG sebelumnya sempat dibuka ke level 6.379. Sementara itu, IHSG juga berada di level terendah 6.324 dan tertinggi di posisi 6.388.
Adapun total volume saham yang telah diperdagangkan adalah 54,908 miliar senilai Rp18,180 triliun. Sedangkan kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp11.118,677 triliun dengan frekuensi sebanyak 2.676.466 kali.
Sore ini, tercatat sebanyak 265 saham bergerak menguat. Sementara itu, sebanyak 337 saham melemah, dan 192 saham lainnya stagnan.
.jpg)
(Ilustrasi. Foto: MI/Susanto)
IHSG bergerak beragam
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman memprediksi IHSG pada perdagangan hari ini berpotensi bergerak sideways (beragam). "Diperkirakan support IHSG 6.300-6.320 dan resist IHSG 6.380-6.420," jelas Fanny dalam riset hariannya.Adapun, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup pada rekor tertinggi pada perdagangan Rabu, 5 Agustus 2026, didorong optimisme terhadap kemajuan perundingan damai AS dan Iran. Sedangkan, Nasdaq mencatat penurunan setelah saham SpaceX dan Advanced Micro Devices (AMD) terkoreksi usai merilis laporan keuangan. Indeks Dow Jones naik 0,49 persen, sedangkan S&P 500 turun 0,17 persen, dan Nasdaq Composite melemah 0,83 persen.
Di sisi lain, Bursa saham Asia menguat pada perdagangan Rabu, 5 Agustus 2026, seiring membaiknya sentimen terhadap saham-saham teknologi setelah musim laporan keuangan yang solid mendorong indeks Wall Street mencetak rekor tertinggi. Di sisi lain, harga minyak melemah di tengah harapan kemajuan negosiasi pembukaan kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz.
Indeks Nikkei Jepang tercatat melonjak 3,7 persen, dan Topix melesat 2,1 persen. Di Korea Selatan, indeks Kospi naik 3,8 persen, dan Kosdaq menguat 2,4 persen. Selain itu, Hang Seng Hong Kong naik 0,24 persen, Taiex Taiwan menguat 2,9 persen, dan ASX 200 Australia bertambah 0,9 persen. Di sisi lain, FTSE Straits Times melemah 0,55 persen, dan FTSE Malay KLCI menguat 0,9 persen.
Sementara itu, IHSG pada perdagangan kemarin ditutup naik 0,5 persen, tapi kembali disertai dengan net sell asing sebesar Rp188 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah TPIA, TLKM, BBRI, ASII, dan CPIN.