Danantara Resmikan Proyek PSEL di Bogor

CEO Danantara Investment Management (DIM) Pandu Patria Sjahrir. Foto: Tangkapan layar.

Danantara Resmikan Proyek PSEL di Bogor

Siti Yona Hukmana • 17 September 2026 09:48

Jakarta: Danantara Indonesia meresmikan pembangunan proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) atau Waste-to-Energy di Bogor. Pembangunan ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 mengenai penanganan sampah perkotaan melalui proyek PSEL.

"Hari ini dimana kami meresmikan PSEL Bogor Raya 1 di Desa Galuga," kata CEO Danantara Investment Management (DIM) Pandu Patria Sjahrir, Kamis, 17 September 2026.

Peresmian Pembangunan PSEL Bogor Raya 1 ini dilakukan menuju Indonesia Bersih dan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Pandu mengatakan agenda ini memasuki tahapan penting, yaitu penandatanganan perjanjian jual beli listrik. 

"Yang menandai kesiapan untuk mendorong realisasi solusi pembuangan sampah terintegrasi di Indonesia yang dilanjutkan di Bogor Raya setelah kita melakukan di Kota Bekasi dan Denpasar Raya pada 2 bulan terakhir ini," ungkap Pandu. 

CEO Danantara Investment Management (DIM) Pandu Patria Sjahrir. Foto: Tangkapan layar.

Ia menerangkan pada proses seleksi proyek didukung tenaga ahli dan tata kelola lebih dari 20 tenaga ahli dan profesional berbagai latar belakang. Pandu menekankan tim yang terlibat memiliki pengalaman pada berbagai proyek PSEL internasional termasuk di Asia Pasifik seperti Malaysia, Thailand, Tiongkok, Australia.

Kemudian, berpengalaman mengerjakan proyek PSEL di Eropa seperti di Irlandia Jerman, serta Timur Tengah dan Kuwait. Ada pula punya pengalaman proyek PSEL dalam negeri. 

"Keterlibatan tim Danantara dan tim ahli independen menunjukkan bahwa proses pemilihan ini terverifikasi dengan tata kelola yang baik dan dilakukan secara profesional didukung oleh berbagai keahlian seperti keahlian teknis operasional, hukum, finansial, dan lingkungan," terang Pandu. 

Hadir dalam kegiatan ini Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan, Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat, Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus Aris Marsudiyanto, Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Faisal Malik Hendropriyono, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin.

(Siti Yona Hukmana)