Niat Qada Salat 5 Waktu Lengkap serta Tata Caranya

Ilustrasi: Freepik

Niat Qada Salat 5 Waktu Lengkap serta Tata Caranya

Riza Aslam Khaeron • 22 September 2026 04:00

Jakarta: Salat merupakan kewajiban setiap muslim yang telah disyariatkan dalam peristiwa Isra Mikraj. Dalam sehari, umat Islam diwajibkan melaksanakan salat fardu sebanyak 5 waktu.

Kewajiban tersebut melekat pada setiap individu. Sehingga, ibadah tidak dapat diwakilkan atau ditinggalkan begitu saja.

Bagi seseorang yang melewatkan salat, terdapat kewajiban menggantinya dengan melaksanakan qada salat.
 

Apa Itu Qada Salat?

Dilansir dari NU Online, qada salat merupakan pelaksanaan salat fardu setelah waktu yang ditentukan berakhir. Pengertian tersebut merujuk pada penjelasan Mustafa al-Khin dan Musthafa al-Bugha dalam kitab Al-Fiqh Al-Manhaji 'ala Madzhabi Al-Imam Al-Syafi'i.

Mayoritas ulama dari berbagai mazhab berpendapat orang yang meninggalkan salat tetap dituntut mengqada salat tersebut karena lupa maupun tertidur. Sementara itu, terdapat perbedaan ketentuan bagi orang yang meninggalkan salat dengan sengaja tanpa uzur.

Dilansir dari NU Online, orang yang meninggalkan salat karena lupa atau tertidur tidak berdosa dan dapat mengqadanya ketika mengingatnya. Sedangkan, orang yang meninggalkan salat dengan sengaja tanpa uzur berdosa dan dituntut segera mengqada salat yang ditinggalkan.
 

Niat Qada Salat 5 Waktu

Niat qada salat disesuaikan dengan jenis salat fardu yang hendak diganti. Berikut bacaan niat qada salat Subuh, Zuhur, Asar, Magrib, dan Isya:

1. Niat Qada Salat Subuh



Nawaitu an ushalliya fardhas-subhi rak'ataini qadaan lillahi ta'ala.

Artinya: "Aku berniat melaksanakan salat fardu Subuh dua rakaat sebagai qada karena Allah Ta'ala."

2. Niat Qada Salat Zuhur



Nawaitu an ushalliya fardhazh-zhuhri arba'a raka'atin qadaan lillahi ta'ala.

Artinya: "Aku berniat melaksanakan salat fardu Zuhur empat rakaat sebagai qada karena Allah Ta'ala."

3. Niat Qada Salat Asar



Nawaitu an ushalliya fardhal-'ashri arba'a raka'atin qadaan lillahi ta'ala.

Artinya: "Aku berniat melaksanakan salat fardu Asar empat rakaat sebagai qada karena Allah Ta'ala."

4. Niat Qada Salat Magrib


Nawaitu an ushalliya fardhal-maghribi tsalatsa raka'atin qadaan lillahi ta'ala.

Artinya: "Aku berniat melaksanakan salat fardu Magrib tiga rakaat sebagai qada karena Allah Ta'ala."

5. Niat Qada Salat Isya



Nawaitu an ushalliya fardhal-'isya'i arba'a raka'atin qadaan lillahi ta'ala.

Artinya: "Aku berniat melaksanakan salat fardu Isya empat rakaat sebagai qada karena Allah Ta'ala."
 

Tata Cara Qada Salat 5 Waktu

Dilansir dari NU Online, tidak ada tata cara khusus yang membedakan gerakan qada salat dengan salat fardu biasa. Jumlah rakaat dan gerakannya mengikuti salat yang ditinggalkan.

Oleh karena itu, salat Subuh yang terlewat dikerjakan dua rakaat, Zuhur empat rakaat, Asar empat rakaat, Magrib tiga rakaat, dan Isya empat rakaat. Perbedaannya terdapat pada niat bahwa salat tersebut dikerjakan sebagai qada.
   

Kapan Salat yang Terlewat Harus Diqada?

Dilansir dari NU Online, salat yang terlewat karena tertidur atau lupa dikerjakan ketika seseorang sudah mengingatnya. Hal ini berdasarkan hadis riwayat Imam Bukhari nomor 572:



Artinya: "Barang siapa meninggalkan salat karena tertidur atau lupa, maka laksanakanlah salat saat ia ingat. Tidak ada denda baginya kecuali hal tersebut."

Hadis tersebut memerintahkan seseorang untuk melaksanakan salat ketika telah mengingat salat yang sebelumnya terlewat karena tidur atau lupa. Orang yang meninggalkan salat dengan sengaja tanpa uzur dituntut segera mengqada salat tersebut.

(Siti Nahdia Usman)

(Riza Aslam Khaeron)