Kemhan Kirim 2 Mobil Damkar dan APD untuk Penanganan Karhutla dan Kekeringan di Kalsel

Unit mobil damkar bantuan Kemhan saat diturunkan dari Pesawat Hercules TNI AU A-1318 yang mendarat di Lanud Sjamsudin Noor, Jumat (18/9/2026). ANTARA/Firman.

Kemhan Kirim 2 Mobil Damkar dan APD untuk Penanganan Karhutla dan Kekeringan di Kalsel

Anggi Tondi Martaon • 18 September 2026 23:10

Jakarta: Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengirim dua mobil pemadam kebakaran (damkar) dan ratusan alat pelindung diri (APD) untuk tambahan kekuatan pendukung dalam mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan. Bantuan dikirim menggunakan Pesawat Hercules TNI AU A-1318.

"Bantuan Kemhan ini diangkut menggunakan Pesawat Hercules TNI AU A-1318 yang mendarat di Lanud Sjamsudin Noor hari ini," kata Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman LP Ambarita dikutip dari Antara, Jumat, 18 September 2026.

Hilman mengatakan dua unit mobil damkar yang tiba menjadi tambahan kekuatan untuk mendukung penanganan karhutla. Sekaligus membantu menyalurkan air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya membantu warga menghadapi dampak El Nino dan kondisi kemarau, sekaligus meringankan kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari.

Sementara APD dipersiapkan sebagai perlengkapan perlindungan bagi personel yang berada di lapangan menghadapi kondisi panas, asap, maupun medan yang penuh tantangan.

Hilman menegaskan Lanud Sjamsudin Noor akan memastikan setiap dukungan yang masuk melalui jalur udara dapat segera diprose. Sehingga tidak berhenti di apron, tetapi benar-benar bergerak menuju kebutuhan di lapangan.

Personel menurunkan ratusan APD bantuan Kemhan saat diturunkan dari Pesawat Hercules TNI AU A-1318 yang mendarat di Lanud Sjamsudin Noor, Jumat (18/9/2026). ANTARA/Firman

Menurut dia, kesiapan peralatan dan keselamatan personel menjadi dua hal yang harus berjalan beriringan dalam pelaksanaan tugas penanganan karhutla.

Sementara kedatangan Hercules TNI AU menjadi bagian dari rangkaian dukungan udara yang terus bergerak menuju Kalsel. "Setiap pesawat yang datang membawa dukungan memiliki arti penting sehingga dapat secepat mungkin hadir di lapangan saat dibutuhkan," ujar Hilman.

(Anggi Tondi)