Ilustrasi. Foto: Freepik.
Investor Strategis Djoni Resmi Kuasai 5,09% Saham FOLK
Husen Miftahudin • 13 January 2026 10:39
Jakarta: Investor strategis nasional asal Jambi bernama Djoni kembali membuat gebrakan di pasar modal. Djoni kini resmi memiliki saham PT Multi Garam Utama (FOLK) sebesar 5,09 persen atau setara dengan 201 juta lembar saham.
Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Selasa, 13 Januari 2026, FOLK juga melaporkan adanya perubahan struktur pemegang saham ini yang efektif per 9 Januari 2026.
Sebelumnya, FOLK kerap dikaitkan dengan kehadiran sosok Rahayu Saraswati Djojohadikusumo yang saat ini menjabat sebagai Komisaris Utama di sejumlah entitas pada ekosistem yang sama, yaitu TRIN & TRUE.
Selain itu, pasar juga diramaikan oleh ekspektasi potensi masuknya grup konglomerasi besar ke dalam struktur pemegang saham FOLK dalam beberapa waktu ke depan. Dalam konteks tersebut, akumulasi saham oleh Djoni dipandang oleh pelaku pasar sebagai sinyal strategis yang selaras dengan ekspektasi tersebut.
Sosok Djoni dikenal luas sebagai investor strategis dengan pendekatan berbasis fundamental, disiplin kapital, serta orientasi jangka panjang. Ia secara aktif mencermati kualitas manajemen, arah ekspansi bisnis, dan kesiapan korporasi dalam menciptakan nilai tambah. Portofolio saham yang dimiliki Djoni antara lain seperti saham WIFI dan TRUE.
| Baca juga: Kedatangan Investor Baru di Sektor Prasarana Olahraga, IKN Bakal Dibangun Lapangan Padel? |

(Ilustrasi. Foto: Medcom.id)
Picu ekspektasi masuknya grup konglomerat
Kepemilikan saham Djoni di FOLK secara kolektif dipandang sebagai kepercayaan terhadap prospek pertumbuhan jangka panjang perseroan dan juga sinyal yang memperkuat indikasi terhadap potensi masuknya investasi dari grup konglomerat besar ke dalam FOLK.
Sejalan dengan masuknya investasi strategis tersebut, serta penguatan harga saham FOLK dalam beberapa pekan terakhir, dinamika ini dipandang memberikan keyakinan yang semakin solid perseroan berada pada fase lanjutan dalam memperkuat fondasi, panggung, dan ekosistem yang kondusif bagi pelaksanaan ekspansi berskala lebih besar.
Kondisi ini menempatkan FOLK pada posisi yang semakin siap untuk menginisiasi langkah-langkah korporasi strategis ke depan, sekaligus memperkuat struktur permodalan.
Beberapa waktu lalu, perseroan melakukan aksi korporasi Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) dengan menerbitkan maksimal 394,81 juta saham baru atau setara dengan 10 persen yang diputuskan dalam RUPSLB pada 12 Desember 2025.
Dengan aksi korporasi tersebut dan perubahan struktur pemegang saham ini turut mendorong peningkatan porsi saham publik, dengan free float FOLK tercatat di kisaran 28,15 persen.
FOLK sebagai investment holding company kini memiliki portofolio investasi di perusahaan antara lain Folkative, Finfolk, Dr Soap, USS Networks, R66 Media, Otospector, serta Sequoia Hills. Sequoia hills merupakan project property yang dimiliki oleh TRIN.