Pembersihan longsoran badan jalan di ruas Jalan Provinsi penghubung Kabupaten Aceh Timur-Gayo Lues. Foto: Istimewa
Material Longsor di Ruas Jalan Penghubung Aceh Timur-Gayo Lues Dibersihkan
Fajri Fatmawati • 15 January 2026 16:52
Aceh: Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh terus melaksanakan kegiatan pengendalian dan pembersihan longsoran badan jalan. Salah satunya di ruas jalan provinsi penghubung Kabupaten Aceh Timur-Gayo Lues (Peureulak-Lokop-Batas-Gayo Lues).
"Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya membuka kembali akses jalan yang terdampak longsor," Kepala Dinas PUPR Aceh, Mawardi, Kamis, 15 Januari 2026.
Mawardi mengatakan tim PUPR Aceh telah melakukan pembersihan lahan untuk Hunian Sementara (Huntara) di kawasan Lokop. Pembersihan dilakukan menggunakan satu unit excavator kepiting.
Baca Juga :
"Selain itu, pembersihan material longsoran yang menutupi badan jalan sekaligus pembukaan akses jalan baru juga dilakukan di sejumlah titik, yakni Km 106+450, Km 106+500, Km 106+550, Km 106+600, dan Km 106+650," ujar Mawardi.
Selain itu, kata Mawardi, untuk mempercepat penanganan, sejumlah alat berat telah dikerahkan ke lokasi. Alat-alat tersebut terdiri dari lima unit excavator, empat unit bulldozer, satu unit motor grader, satu unit excavator kepiting, serta dua unit dump truck Hercules yang didukung oleh BNPB.
"Hingga akhir pelaksanaan kegiatan, pembersihan longsoran yang menutupi badan jalan telah berhasil diselesaikan pada titik Km 106+450 dan Km 106+500. Sementara itu, pekerjaan di titik lainnya masih terus dilanjutkan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi lapangan," ungkap Mawardi.

Pembersihan longsoran badan jalan di ruas Jalan Provinsi penghubung Kabupaten Aceh Timur-Gayo Lues. Foto: Istimewa
Dalam pelaksanaan di lapangan, tim menghadapi sejumlah kendala. Di antaranya jaringan komunikasi seluler yang terputus, tidak tersedianya aliran listrik, serta jauhnya jarak distribusi konsumsi.
"Namun semangat tim PUPR Aceh tetap terjaga untuk terus hadir melayani masyarakat, sehingga mobilitas warga dan distribusi bantuan dapat kembali berjalan dengan lancar," pungkas Mawardi.