Ilustrasi. Foto: Dok istimewa
Diskon Tarif Tol Transjawa 30% di Arus Balik, Catat Tanggalnya
Insi Nantika Jelita • 24 March 2026 12:10
Jakarta: PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mengantisipasi lonjakan kendaraan pada arus balik Lebaran dengan memberlakukan potongan tarif tol hingga 30 persen. Langkah ini diambil untuk membantu mendistribusikan lalu lintas secara lebih merata sekaligus memberikan keringanan bagi pengguna jalan.
Kebijakan ini berlaku untuk perjalanan menerus dari Gerbang Tol Kalikangkung Ruas Batang–Semarang menuju Gerbang Tol Cikampek Utama Ruas Jakarta–Cikampek pada periode 26 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga 27 Maret 2026 pukul 24.00 WIB.
“Untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan pada arus balik, JTT akan memberlakukan kembali potongan tarif tol sebesar 30 persen," ujar Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo dalam keterangan resmi, dikutip Selasa, 24 Maret 2026.
Selain itu, potongan tarif tol sebesar 23 persen untuk seluruh transaksi di Ruas Jalan Tol Batang–Semarang masih diberlakukan sejak 12 Maret hingga 31 Maret 2026. Ria menyebut kebijakan tersebut diharapkan dapat membantu mendistribusikan lalu lintas secara lebih merata sekaligus memberikan manfaat langsung bagi pengguna jalan.
.jpg)
(Ilustrasi. Foto: Dok MI)
790 ribu kendaraan menuju Transjawa
JTT mencatat tingginya mobilitas masyarakat selama periode arus mudik Idulfitri 1447H/2026 menuju wilayah Timur Transjawa. Pada periode H-10 hingga H+1 Idulfitri (11–22 Maret 2026), sebanyak 790.791 kendaraan tercatat melintas menuju arah Timur melalui Gerbang Tol Cikampek Utama.“Angka ini meningkat signifikan sebesar 129,84 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 344.067 kendaraan, menunjukkan tingginya pergerakan masyarakat hingga memasuki H+1 Lebaran,” ungkapnya.
Seiring tingginya mobilitas tersebut, JTT telah menyiapkan berbagai langkah strategis guna memastikan kelancaran dan kenyamanan pengguna jalan dalam menghadapi arus balik. Berdasarkan data lalu lintas harian pada 22 Maret 2026, tercatat sebanyak 61.159 kendaraan menuju arah Timur Transjawa, meningkat 128,10 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 26.812 kendaraan.
Sementara itu, untuk arah sebaliknya, yakni dari Timur Transjawa menuju Jakarta, tercatat sebanyak 38.841 kendaraan atau meningkat 7,25 persen dari lalu lintas normal sebanyak 36.214 kendaraan. Data tersebut menunjukkan bahwa pergerakan arus balik mulai terlihat.
“Untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan, saat ini Gerbang Tol Cikampek Utama mengoperasikan sebanyak 22 gardu tol menuju arah Jakarta guna memastikan kelancaran transaksi,” jelas Ria.
232 kendaraan menuju Jakarta
Adapun kendaraan dari wilayah Timur Transjawa menuju Jakarta melalui Gerbang Tol Cikampek Utama pada periode H-10 hingga H+1 tercatat sebanyak 232.380 kendaraan, atau menurun 31,49 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 339.198 kendaraan.Peningkatan volume kendaraan juga terjadi di sejumlah ruas tol yang dikelola JTT Group di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Kendaraan menuju Semarang tercatat sebanyak 442.392 kendaraan atau naik 127,06 persen dari kondisi normal 194.834 kendaraan. Sementara kendaraan yang meninggalkan Semarang tercatat 156.041 kendaraan atau turun 14,71 persen dari normal 182.951 kendaraan.
Arus menuju Solo tercatat sebanyak 502.702 kendaraan atau naik 81,03 persen dari normal 277.696 kendaraan. Sementara arah Jakarta mencapai 212.187 kendaraan atau turun 5,01 persen dari normal 223.376 kendaraan.
Kendaraan menuju Surabaya tercatat sebanyak 288.201 kendaraan atau naik 18,73 persen dari normal 242.740 kendaraan, sedangkan arah Jakarta mencapai 313.923 kendaraan atau naik 37,58 persen dari normal 228.174 kendaraan.
Sebanyak 318.617 kendaraan tercatat menuju Malang atau naik 12,64 persen dari normal 282.857 kendaraan, dan 305.776 kendaraan menuju Surabaya atau naik 1,87 persen dari normal 300.158 kendaraan. Sementara itu, kendaraan menuju Malang lainnya tercatat 170.386 kendaraan atau naik 4,63 persen dari normal 162.843 kendaraan, serta arah Surabaya mencapai 160.248 kendaraan atau naik 4,36 persen dari normal 153.556 kendaraan.
“JTT mengimbau pengguna jalan tol Transjawa untuk tetap mengutamakan keselamatan, merencanakan perjalanan dengan baik, memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, serta memastikan kecukupan BBM dan saldo uang elektronik sebelum melakukan perjalanan,” ujar dia.