Preview Argentina vs Swiss, Duel Juara Bertahan Kontra Tim Disiplin

(Ilustrasi AI pertandingan Argentina vs Swiss. Foto: X @FarizioRomano)

Preview Argentina vs Swiss, Duel Juara Bertahan Kontra Tim Disiplin

Whisnu Mardiansyah • 11 July 2026 14:02

Kansas: Argentina akan menghadapi ujian berat dari permainan disiplin Swiss pada perempat final Piala Dunia 2026. Laga ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Arrowhead, Kansas City, Minggu, 12 Juli 2026, pagi WIB.

Melansir Antara, Argentina unggul dalam kualitas individu dan ketajaman Lionel Messi. Namun, penampilan tim asuhan Lionel Scaloni di dua laga fase gugur terakhir belum sepenuhnya meyakinkan.

La Albiceleste memerlukan waktu tambahan untuk menyingkirkan Tanjung Verde 3-2 di babak 32 besar. Mereka juga hampir tersingkir setelah tertinggal dua gol dari Mesir di babak 16 besar.

Tiga gol dari Cristian Romero, Messi, dan Enzo Fernandez dalam 11 menit terakhir membalikkan keadaan menjadi kemenangan 3-2. Momen ini menunjukkan mental juara Argentina, sekaligus kerentanan mereka terhadap serangan balik.

Messi tetap menjadi pusat permainan. Kapten berusia 39 tahun itu telah mengoleksi delapan gol, setara dengan Kylian Mbappe sebagai top skor sementara, dan total 21 gol sepanjang kariernya di Piala Dunia.
 


Scaloni masih mencari pendamping ideal bagi Messi di depan. Julian Alvarez menjadi pilihan starter saat melawan Mesir, tetapi Lautaro Martinez memberikan dampak besar setelah masuk sebagai pemain pengganti saat Argentina mengejar ketertinggalan.

Lini tengah Argentina, Rodrigo De Paul, Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister, dan Leandro Paredes, harus mampu mendominasi agar Swiss tidak leluasa melancarkan serangan balik cepat.

Swiss datang dengan percaya diri tinggi. Ini adalah pencapaian perempat final pertama mereka dalam 72 tahun. Tim asuhan Murat Yakin menyingkirkan Kolombia lewat adu penalti 4-3 setelah bermain imbang tanpa gol selama 120 menit.

Disiplin Manuel Akanji dan lini belakang, kepemimpinan Granit Xhaka di tengah, serta ketangguhan Gregor Kobel di gawang menjadi modal utama Swiss.


Pertandingan Argentina vs Swiss pada babak 8 besar Piala Dunia 2026. Foto: Getty Images via dazn.com


Namun, Swiss kehilangan Johan Manzambi karena cedera lutut. Pemain yang telah mencetak tiga gol dan dua assist itu menjadi kehilangan besar bagi daya serang mereka.

Pertemuan ini mengulang laga babak 16 besar Piala Dunia 2014, di mana Argentina menang 1-0 lewat gol Angel Di Maria di babak perpanjangan waktu. Messi, Xhaka, dan Ricardo Rodriguez masih bertahan dari skuad saat itu.

Argentina tetap diunggulkan berkat kemampuan Messi menciptakan peluang dalam ruang sempit. Namun, jika kembali kehilangan keseimbangan dan lambat menemukan ritme, Swiss punya organisasi permainan cukup tangguh untuk memperpanjang pertandingan. Pemenang duel ini akan bertemu pemenang laga Inggris vs Norwegia di semifinal Atlanta.

(Whisnu M)