Lamine Yamal dalam laga Spanyol vs Portugal. (X/@SpainIsFootball)
Prediksi Spanyol vs Belgia: Pertahanan La Roja Diprediksi Terancam Setan Merah
Riza Aslam Khaeron • 10 July 2026 17:45
Jakarta: Spanyol akan menghadapi Belgia dalam pertandingan perempat final Piala Dunia 2026 di Los Angeles Stadium, Inglewood, California, Sabtu, 11 Juli 2026, pukul 02.00 WIB.
Mengutip Antara, La Roja menatap laga ini dengan status mentereng sebagai satu-satunya kontestan yang belum pernah kebobolan sepanjang turnamen. Pasukan Luis de la Fuente juga sukses mengukir rekor impresif lewat catatan enam clean sheet beruntun di panggung Piala Dunia, termasuk saat mendepak Portugal dengan kemenangan tipis 1-0 di babak 16 besar kemarin.
Menariknya, kokohnya pertahanan Spanyol bukan semata-mata karena ketangguhan barisan bek mereka. Kesempurnaan itu lebih banyak dipengaruhi oleh gaya main dominan yang memaksa lawan-lawan mereka sibuk bertahan di area sendiri, sehingga hampir tidak memiliki kesempatan untuk mengancam gawang Spanyol.
Statistik membuktikan dominasi tersebut. Spanyol tercatat telah melepaskan 93 tembakan dalam lima pertandingan, dengan 32 di antaranya tepat sasaran. Sebaliknya, akumulasi serangan dari Tanjung Verde, Arab Saudi, Uruguay, Austria, hingga Portugal hanya mampu menghasilkan total 29 percobaan ke gawang yang dikawal Unai Simon.
Pada prinsipnya, armada Luis de la Fuente menerapkan filosofi bertahan dengan cara menyerang. Melalui penguasaan bola yang dominan, tekanan instan begitu kehilangan bola, serta kemampuan mengurung lawan di areanya sendiri, Spanyol sukses mematikan potensi bahaya jauh sebelum menyentuh sepertiga akhir pertahanan mereka.
Belgia Lebih Tajam
Kendati demikian, Belgia diprediksi akan menyuguhkan tantangan dengan level yang jauh berbeda. Dibandingkan lawan-lawan Spanyol sebelumnya, Setan Merah memiliki amunisi taktis yang jauh lebih lengkap. Mereka fasih menerapkan tekanan tinggi (high pressing), lihai mengendalikan poros tengah, agresif di kedua sektor sayap, sekaligus memiliki benteng kokoh di bawah mistar gawang dalam diri Thibaut Courtois.Belgia pun sedang berada dalam momentum terbaik pasca-mengandaskan Senegal 3-2 lewat babak perpanjangan waktu dan melibas sang tuan rumah Amerika Serikat dengan skor telak 4-1. Skuad asuhan Rudi Garcia ini tercatat belum terkalahkan dalam 18 pertandingan terakhir dan sudah membukukan 13 gol sepanjang gelaran Piala Dunia 2026.
Ketajaman lini depan Belgia disokong oleh kemampuan mereka yang sangat tinggi dalam mengonstruksi peluang. Sejauh ini, Setan Merah telah memproduksi 107 tembakan dengan 33 di antaranya tepat sasaran, catatan yang bahkan sedikit melampaui statistik milik Spanyol.
Kualitas penyelesaian akhir kedua tim pun terbilang sangat berimbang. Spanyol mencatatkan nilai harapan gol (expected goals/xG) sebesar 10,56, sedangkan Belgia menguntit ketat dengan angka 10,28. Statistik ini menjadi sinyal kuat bahwa pasukan Rudi Garcia memiliki modal yang sangat mumpuni untuk menodai rekor nirkebobolan milik Spanyol.
Duel Kunci di Lini Tengah dan Sayap

Romelu Lukaku. (Instagram/@belgianreddevils)
Pertarungan sengit di atas lapangan kemungkinan besar akan dikendalikan oleh siapa yang mampu memenangi sektor gelandang. Rodri bakal kembali menjadi poros utama distribusi bola Spanyol, sementara Pedri ditugaskan bergerak dinamis untuk menghubungkan lini sekaligus memecah konsentrasi lawan lewat pergerakan tanpa bolanya.
Kehilangan Amadou Onana tentu menjadi pukulan telak bagi Belgia. Gelandang bertahan andalan Aston Villa tersebut harus absen hingga akhir turnamen akibat cedera ligamen lutut anterior (ACL) yang didapatnya saat bersua Amerika Serikat. Tanpa kehadiran Onana, Belgia harus bekerja ekstra keras untuk memutus pasokan bola matang ke arah Pedri, Dani Olmo, maupun Lamine Yamal.
Untuk mengantisipasi celah tersebut, Belgia akan mengandalkan kedisplinan duet Youri Tielemans dan Hans Vanaken di lini tengah. Selain itu, kreativitas Kevin De Bruyne yang berdiri tepat di belakang Charles De Ketelaere diharapkan mampu mengeksploitasi ruang kosong yang kerap ditinggalkan oleh gelandang bertahan atau bek sayap Spanyol yang gemar naik membantu serangan.
Sektor sayap juga akan menyajikan duel yang tidak kalah menarik. Bek kiri Belgia, Maxim De Cuyper, akan memikul tugas berat untuk meredam akselerasi memotong dari talenta muda Lamine Yamal. Konsentrasi De Cuyper pun akan diuji, sebab jika ia terlalu terpaku pada Yamal, bek kanan Spanyol Pedro Porro siap memanfaatkan celah tersebut untuk overlap dari lini kedua.
Di sisi lapangan seberangnya, kolaborasi Marc Cucurella dan Alex Baena milik Spanyol harus siap adu mekanik dengan bek sayap Timothy Castagne serta penyerang sayap Leandro Trossard atau Dodi Lukebakio. Kehadiran Jeremy Doku yang memiliki kecepatan eksplosif juga bisa menjadi senjata rahasia Belgia saat melancarkan skema serangan balik cepat.
Peluang dan Rekor Pertemuan
Spanyol diprediksi tetap akan mendominasi penguasaan bola, tetapi dominasi tersebut belum tentu akan langsung berbuah keran gol yang mengalir deras. Portugal telah membuktikan bahwa kedisiplinan tingkat tinggi mampu membuat frustrasi barisan penyerang La Roja, sebelum akhirnya Mikel Merino memecah kebuntuan di menit-menit akhir pertandingan.Uruguay pun sebelumnya sukses meredam kreativitas Spanyol hingga hanya mampu membuat enam peluang bersih.
Belgia memiliki modal yang cukup untuk menghadirkan tekanan yang konsisten dan menyulitkan Spanyol sepanjang 90 menit. Ketangguhan Thibaut Courtois diharapkan mampu menjaga asa timnya tetap hidup di saat-saat kritis, sementara De Bruyne, Trossard, De Ketelaere, dan Romelu Lukaku selalu siap menghukum setiap kelengahan di lini belakang lawan.
Kendati demikian, Spanyol masih diunggulkan dalam hal kedewasaan dan kestabilan bermain. Anak asuh Luis de la Fuente tidak harus selalu bermain meledak-ledak untuk mengamankan kemenangan; mereka sangat pandai mendikte tempo, meredam agresivitas lawan, lalu dengan sabar mengintai celah di pertahanan musuh.
Catatan sejarah juga berpihak pada La Roja dengan memenangi sembilan dari 11 pertemuan terakhir kontra Belgia. Kendati begitu, rekor kedua negara terbilang sama kuat khusus di putaran final Piala Dunia. Belgia berhasil menyingkirkan Spanyol lewat babak adu penalti pada perempat final edisi 1986, sementara Spanyol membalasnya dengan kemenangan 2-1 di fase grup Piala Dunia 1990.
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Belgia
Spanyol (4-2-3-1): Unai Simon; Pedro Porro, Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, Marc Cucurella; Pedri, Rodri; Lamine Yamal, Dani Olmo, Alex Baena; Mikel Oyarzabal.Belgia (4-2-3-1): Thibaut Courtois; Timothy Castagne, Nathan Ngoy, Brandon Mechele, Maxim De Cuyper; Hans Vanaken, Youri Tielemans; Leandro Trossard, Kevin De Bruyne, Jeremy Doku; Charles De Ketelaere.
Prediksi skor
WhoScored: Spanyol 2-0 Belgia.Sports Mole: Spanyol 1-0 Belgia.