Dampak Siklon Bavi, Papua Selatan Diintai Hujan Sangat Lebat

Ilustrasi Siklon Tropis BAVI. Foto: Instagram/@infobmkg

Dampak Siklon Bavi, Papua Selatan Diintai Hujan Sangat Lebat

Lukman Diah Sari • 10 July 2026 06:22

Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan sangat lebat di Provinsi Papua Selatan pada Jumat, 10 Juli 2026. Potensi cuaca ekstrem tersebut dipicu oleh dampak Siklon Tropis Bavi dan dinamika atmosfer yang tengah terjadi.

"Siklon Tropis Bavi diprediksi masih berada di Laut Filipina utara Papua Barat, bergerak ke arah barat laut menjauhi wilayah Indonesia," ujar Prakirawan BMKG Lintang dalam siaran infoBMKG, dikutip pada Jumat, 10 Juli 2026.

Ia menerangkan, sistem tersebut menginduksi terbentuknya *low-level jet* di sepanjang Samudra Pasifik utara, timur Filipina. Selain itu, kondisi ini juga memicu daerah konvergensi dan konfluensi di Laut Filipina utara Papua Barat, Laut Sulu, Laut Halmahera Utara, serta di sekitar sistem siklon tersebut.



Ilustrasi Siklon Tropis BAVI. Foto: Instagram/@infobmkg

Menurutnya, kondisi ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar daerah siklon tropis, maupun di sepanjang daerah konvergensi dan konfluensi.

"Kombinasi dinamika atmosfer tersebut menyebabkan potensi cuaca cukup signifikan di beberapa wilayah Indonesia. Perlu ditingkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Papua Selatan," paparnya.

BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu memperbarui informasi prakiraan cuaca melalui laman resmi dan media sosial BMKG agar dapat mengantisipasi dampak cuaca buruk.

(Lukman Diah Sari)