Pemprov Sulsel Bantu Percepatan Pemulihan RSUD Syekh Yusuf Gowa Usai Kebakaran

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyerahkan bantuan senilai Rp1 miliar untuk perbaikan RSUD Syehk Yusuf Kabupaten Gowa setelah kebakaran. ANTARA/HO-Pemprov Sulsel

Pemprov Sulsel Bantu Percepatan Pemulihan RSUD Syekh Yusuf Gowa Usai Kebakaran

Silvana Febiari • 1 June 2026 09:47

Makassar: Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) memberikan bantuan untuk mempercepat pemulihan fasilitas kesehatan yang terdampak kebakaran di RSUD Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa. Bantuan itu berupa uang tunai Rp1 miliar agar pelayanan kepada masyarakat dapat segera normal.

“Kami menyerahkan bantuan sebesar Rp1 miliar sebagai bentuk dukungan percepatan pemulihan fasilitas yang terdampak, agar pelayanan kesehatan dapat kembali berjalan maksimal dan lebih baik ke depan,” ujar Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, dilansir dari Antara, Senin, 1 Juni 2026. 

Dalam kesempatan tersebut, Andi bersyukur karena tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Kebakaran itu berdampak pada gedung Instalasi Radiologi dan Instalasi Pemeliharaan Sarana Rumah Sakit (IPSRS) RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa.
 


“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini dan seluruh pasien tetap mendapatkan penanganan yang baik,” katanya usai meninjau lokasi kejadian.


Petugas memasang garis polisi di gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf Gowa yang terbakar di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Jumat, 29 Mei 2026. ANTARA FOTO/Arnas Padda.


Ia juga menegaskan peristiwa tersebut menjadi pengingat penting bagi seluruh pengelola fasilitas pelayanan publik. Hal itu mendorong penguatan sistem keamanan, kesiapsiagaan, serta mitigasi risiko untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

“Musibah ini menjadi pengingat pentingnya penguatan sistem keamanan, kesiapsiagaan, dan mitigasi risiko di fasilitas pelayanan publik. Semoga proses pemulihan berjalan lancar dan RSUD Syekh Yusuf semakin kuat dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tuturnya.

(Silvana Febiari)