Hujan Deras Ekstrem Landa Hainan Tiongkok, 31.564 Warga Dievakuasi

Hujan deras terus mengguyur Hainan, Tiongkok, memaksa 31.564 warga dievakuasi. (Anadolu Agency)

Hujan Deras Ekstrem Landa Hainan Tiongkok, 31.564 Warga Dievakuasi

Willy Haryono • 14 September 2026 07:19

Hainan: Lebih dari 31 ribu warga dievakuasi di Provinsi Hainan, Tiongkok, setelah hujan deras terus mengguyur sejumlah wilayah di pulau tersebut dalam beberapa hari terakhir.

Hingga Minggu malam, sebanyak 31.564 orang telah dipindahkan ke lokasi yang lebih aman. Meski demikian, belum ada laporan mengenai bencana besar akibat cuaca ekstrem tersebut.

Kantor berita Xinhua melaporkan, Senin, 14 September 2026, bahwa jumlah evakuasi tersebut berdasarkan data Komite Pencegahan, Mitigasi, dan Penanggulangan Bencana Provinsi Hainan.

Curah hujan yang tercatat dalam tiga hari terakhir bahkan melebihi 300 milimeter di 24 wilayah kecamatan yang tersebar di enam kota dan kabupaten. Changfeng, sebuah wilayah di Kabupaten Wanning, mencatat curah hujan tertinggi dengan mencapai 452 milimeter.

Badan meteorologi setempat memperkirakan hujan masih akan mengguyur sejumlah wilayah Hainan hingga Senin.

Mengantisipasi dampak hujan berkelanjutan, otoritas setempat menutup sekolah dan sejumlah objek wisata di beberapa kota dan kabupaten. Pembatasan lalu lintas juga diberlakukan di sejumlah ruas jalan yang terdampak hujan.

Tim pemadam kebakaran dan penyelamat telah ditempatkan di sejumlah wilayah yang dianggap rawan. Personel tambahan serta peralatan untuk mengatasi genangan air juga dikerahkan ke Wanning, Qionghai, dan Lingshui.

Pemerintah daerah mengatakan mereka terus memantau curah hujan dan kondisi perairan di wilayah terdampak.

Pemantauan dilakukan untuk mengantisipasi sejumlah risiko, termasuk banjir, genangan di kawasan perkotaan, bencana geologi, serta terendamnya jalan dan jembatan.

Hainan merupakan provinsi kepulauan di Tiongkok bagian selatan yang berada di kawasan Laut China Selatan. Wilayah tersebut kerap menghadapi cuaca ekstrem, termasuk hujan deras dan topan, terutama selama musim penghujan.

Baca juga: Sejumlah Titik di Hainan Tergenang Banjir Pascabencana Topan Dianmu

(Willy Haryono)