Informasi erupsi Gunung Anak Krakatau pada Rabu, 9 September 2026. Foto: Instagram @bpbdlampung.
Gunung Anak Krakatau Erupsi 28 Detik pada Rabu Dini Hari
Anggi Tondi Martaon • 9 September 2026 08:30
Jakarta: Gunung Anak Krakatau kembali erupsi. Teranyar, gunung api aktif yang berada di Selat Sunda itu erupsi pada Rabu dini hari, 9 September 2026.
"Terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau pada hari Rabu, 09 September 2026, pukul 00.47 WIB," tulis Instagram @bpbdlampung dikutip Rabu, 9 September 2026.
Namun, visual letusan tidak teramati. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum erupsi tersebut 51 mm.
Badan Geologi Kementerian ESDM turut mengimbau masyarakat, wisatawan, dan pendaki untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Selain itu, masyarakat yang terdampak abu vulkanik juga diminta mengurangi aktivitas di luar rumah atau menggunakan masker guna mencegah gangguan pernapasan.
.jpg)
Gunung Anak Krakatau. Foto: Antara.
Badan Geologi melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Pemantauan dilakukan melalui dua pos pengamatan, yakni Pos Pengamatan Pasauran di Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, serta Pos Pengamatan Kalianda di Desa Hargo Pancuran, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung.
Dengan pemantauan yang berkelanjutan serta kepatuhan masyarakat terhadap rekomendasi keselamatan, perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau diharapkan dapat terus ditangani melalui langkah mitigasi berbasis informasi dan pengamatan gunung api.