Indonesia Berpotensi Mengalami Kekeringan hingga 20 September, Ini Daerah dan Kategorinya

Ilustrasi kekeringan. Dok. Medcom

Indonesia Berpotensi Mengalami Kekeringan hingga 20 September, Ini Daerah dan Kategorinya

Achmad Zulfikar Fazli • 13 September 2026 13:28

Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi kekeringan meteorologis di wilayah Indonesia untuk dasarian II September pada 11-20 September 2026. Sejumlah daerah masuk kategori awas kekeringan.

Berikut daerah dengan kategori awas kekeringan:

  1. Sumatra Selatan (Sumsel)
  2. Banten
  3. Jawa Barat (Jabar)
  4. Jawa Tengah (Jateng)
  5. DIY
  6. Jawa Timur (Jatim)
  7. Bali
  8. Nusa Tenggara Barat (NTB)
  9. Nusa Tenggara Timur (NTT)
  10. Kalimantan Tengah (Kalteng)
  11. Kalimantan Selatan (Kalsel)
  12. Sulawesi Utara (Sulut)
  13. Gorontalo
  14. Sulawesi Barat (Sulbar)
  15. Sulawesi Selatan (Sulsel)
  16. Sulawesi Utara (Sultra)
  17. Maluku
  18. Maluku Utara (Malut).

“Saat ini sudah sekitar 81 persen wilayah Indonesia sudah memasuki musim kemarau,” tulis akun Instagram Infobmkg, dikutip pada Minggu, 13 September 2026.

Kekeringan meteorologis adalah kondisi ketika curah hujan di suatu wilayah berada di bawah tingkat normal atau rata-rata dalam jangka waktu tertentu. Kondisi ini merupakan fase awal dari semua jenis kekeringan yang dipicu penyimpangan pola cuaca.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi kekeringan meteorologis di wilayah Indonesia untuk dasarian II September pada 11-20 September 2026. Dok. Instagram Infobmkg


Sementara itu, sejumlah daerah lainnya masuk kategori siaga dan waspada kekeringan. Daerah yang masuk kategori siaga, yakni Sumsel, Bangka Belitung, Lampung, Jabar, Jateng, NTB, NTT, Kalteng, Kaltim, Kalsel, Gorontalo, Sulteng, Sulbar, Sulsel, Sultra, Maluku, Malut, Papua Selatan.

Daerah yang masuk kategori waspada kekeringan, yakni Kepulauan Riau, Sumsel, Bali, Kalteng, Kalsel, Kaltim, Sultra, Papua Selatan.

“Bagi masyarakat yang wilayahnya mengalami musim kemarau agar menghemat air dan menggunakannya dengan bijak, tidak melakukan pembakaran lahan dan sampah, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat siang hari jika memungkinkan, dan selalu pantau informasi cuaca dan iklim melalui Instagram InfoBMKG,” tulis akun Instagram Infobmkg.

(Achmad Zulfikar Fazli)