Apel siaga panitia pelaksana ibadah haji (PPIH) 1447 Hijriah di Embarkasi Makassar, Sulawesi Selatan, Senin, 20 April 2026. (Metrotvnews.com/ Muhammad Syawaluddin)
Embarkasi Makassar Bagikan Kartu Nusuk di Asrama Haji
Muhammad Syawaluddin • 20 April 2026 16:46
Makassar: Jemaah calon haji di Embarkasi Makassar mulai masuk asrama pada 21 April 2026 dengan dua perubahan, yakni terkait kartu nusuk dan Makkah Route. Tahun ini, kartu nusuk dibagikan saat jemaah berada di Asrama Haji.
"Di tahun 2025 pembagian nusuknya itu dibagi di Kota Makkah. Tahun ini orang Syarikah yang datang ke semua embarkasi se Indonesia membagikan kartu nusuk ke jemaah," kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji Sulawesi Selatan, Iqbal Ismail, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin, 20 April 2026.
Ia mengatakan pembagian kartu nusuk di awal sangat memudahkan jemaah untuk melaksanakan umrah wajib serta memasuki Tanah Haram dan Arafah. "Itu sangat memudahkan sekali apabila jemaah yang ingin melaksanakan umrah wajib dan masuk ke Haram, ke Arafah," jelasnya.
Kedua, pemeriksaan imigrasi Saudi melalui Makkah Route yang pada 2025 dilakukan di Bandara Jeddah dan Madinah. Namun tahun ini, pemeriksaan tersebut juga dilaksanakan di Indonesia.
"Sebelumnya pemeriksaan Imigrasi di Bandara Jeddah dan Bandara Madinah, tahun ini Imigrasi Saudi yang datang ke Bandara Sultan Hasanuddin melakukan pemeriksaan paspor dan identitas jamaah di Sultan Hasanuddin," ungkapnya.
Persiapan penyelenggaraan ibadah haji di Embarkasi Makassar telah mencapai 100 persen. Jemaah kloter 1 asal Kabupaten Soppeng dijadwalkan tiba pukul 08.00 WITA dan diberangkatkan pukul 03.20 WITA.
"Sementara kloter 2 asal Kabupaten Sidrap akan diterima pukul 11.00 WITA dan diberangkatkan pukul 07.00 WITA," ujarnya.
Total jemaah calon haji Embarkasi Makassar tahun ini terbagi dalam 43 kelompok terbang (kloter) yang berasal dari delapan provinsi. Provinsi tersebut meliputi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.
"Kloter 1 dan 2 insyaallah tidak ada kendala, semua jemaah visanya sudah keluar dan semua kartu semua sudah ready," jelasnya.

Kartu Nusuk. Foto: MetroTV
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, M. Ishaq Iskandar, mengatakan, pentingnya kesiapan penuh seluruh petugas dalam menjalankan tugas mulia tersebut.
“Profesionalisme dan integritas harus menjadi prinsip utama. Layani jemaah dengan penuh keikhlasan, kesabaran, dan tanggung jawab,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas layanan di berbagai sektor, termasuk katering dan kesehatan. Petugas diminta memastikan makanan yang disajikan aman dan higienis guna menghindari risiko keracunan atau gangguan kesehatan bagi jemaah.
Selain itu, Ishaq menekankan pentingnya koordinasi dan sinergi antar instansi agar setiap potensi kendala dapat diantisipasi dengan cepat dan tepat. Pelayanan humanis juga menjadi perhatian, khususnya bagi jemaah lanjut usia, penyandang disabilitas, dan kelompok berisiko tinggi.
“Pastikan seluruh proses berjalan sesuai standar operasional, mulai dari pemberangkatan hingga pemulangan jemaah ke daerah masing-masing,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan para petugas untuk menjaga kesehatan, kekompakan, serta semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas. Menurutnya, pelayanan yang tulus dan maksimal akan menjadi ladang pahala, sekaligus memastikan jemaah dapat beribadah dengan lancar dan meraih haji mabrur.