Ilustrasi. Foto: Dok istimewa
Dorong Ekonomi Sirkular, Ubah Sampah Jadi Rupiah
Eko Nordiansyah • 15 April 2026 19:10
Jakarta: PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat sekaligus menciptakan nilai dalam rantai pasok. Salah satunya melalui program TJSL Pengelolaan Sampah Organik Dapur (SOD) melalui budi daya Maggot Black Soldier Fly (BSF) di Gunung Kidul yang dinilai memiliki dampak signifikan.
Program ini meraih penghargaan Platinum Alignment dalam ajang Nusantara CSR Awards (NCSRA ke-17) 2026 yang diselenggarakan oleh La Tofi School of Social Responsibility. Program ini mencatat skor 90,80 dan masuk dalam kategori ketahanan ekonomi masyarakat dan rantai nilai.
Selain itu, program tersebut meraih predikat Corporate Economic Protection Index (CEPI) Champion Candidate dengan nilai 2,72 yang menunjukkan setiap Rp1 investasi CSR mampu melindungi sekitar Rp2,72 nilai ekonomi dalam eksposur risiko operasional perusahaan.
“Penghargaan ini menunjukkan program TJSL PLN EPI tidak hanya berorientasi sosial, tetapi juga mampu menciptakan perlindungan nilai ekonomi perusahaan secara nyata dan terukur. Inilah arah baru CSR yang kami dorong,” ujar Sekretaris Perusahaan PLN EPI, Mamit Setiawan, dalam keterangan tertulis, Rabu, 15 April 2026.

(Ilustrasi. Foto: Dok istimewa)
Menciptakan ekonomi sirkular
Ia menambahkan, program pengelolaan sampah organik berbasis maggot tidak hanya menyelesaikan persoalan lingkungan. Namun program ini juga menciptakan ekosistem ekonomi sirkular yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekaligus memperkuat keberlanjutan bisnis perusahaan.Program TJSL ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) 12 terkait Konsumsi dan Produksi yang Berkelanjutan, serta sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menjalankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Ajang Nusantara CSR Awards 2026 menjadi tonggak penting dalam transformasi praktik CSR nasional, di mana program tidak hanya dinilai dari dampak sosial, tetapi juga kontribusinya dalam menjaga stabilitas operasional dan keberlanjutan nilai perusahaan
“Bagi PLN EPI, TJSL bukan lagi sekadar kewajiban melainkan investasi strategis yang mengubah risiko menjadi nilai, limbah menjadi sumber daya, dan masyarakat menjadi mitra dalam membangun ketahanan bisnis yang berkelanjutan,” kata Mamit.