IFG Perkuat Sinergi Ekosistem Lewat IFG Synergy Day 2026

IFG Synergy Day 2026 di kawasan Asia Afrika, Bandung. Foto: dok IFG.

IFG Perkuat Sinergi Ekosistem Lewat IFG Synergy Day 2026

Husen Miftahudin • 6 September 2026 16:39

Bandung: Indonesia Financial Group (IFG), Holding BUMN Asuransi, Penjaminan, dan Investasi yang merupakan bagian dari ekosistem Danantara Indonesia, menggelar IFG Synergy Day 2026 di kawasan Asia Afrika, Bandung. Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi IFG dengan ekosistem serta para pemangku kepentingan strategis.

Direktur SDM dan Hukum IFG Rizal Ariansyah mengatakan sinergi bagi IFG tidak hanya dimaknai sebagai aktivitas bekerja bersama. Menurut dia, sinergi juga mencakup upaya mempertemukan nilai, kompetensi, pengalaman, dan hubungan untuk menghasilkan dampak yang lebih besar.

"IFG Synergy Day kami hadirkan sebagai ruang untuk mempertemukan berbagai kekuatan dalam ekosistem, membangun trust, respect, shared purpose, dan pada akhirnya menciptakan shared value yang memberikan manfaat lebih luas," ujar Rizal dikutip dari keterangan tertulis, Minggu, 6 September 2026.

Pemilihan kawasan Asia Afrika sebagai lokasi kegiatan juga membawa pesan mengenai pentingnya menjaga keterhubungan antara sejarah, budaya, dan perjalanan Indonesia menuju masa depan.

Melalui konsep Ruang Resonansi, IFG ingin menempatkan budaya tidak hanya sebagai warisan masa lalu, tetapi juga sebagai identitas bangsa yang terus hidup dan menjadi sumber inspirasi bagi lahirnya gagasan, kreativitas, serta karya baru.

"Budaya perlu terus diberi ruang untuk hidup dan bertemu dengan generasi baru. Nilai sejarah yang kita miliki harus mampu menjadi inspirasi untuk menciptakan karya dan nilai baru bagi masa depan Indonesia," kata Rizal.
 

 

Libatkan generasi muda


Dimensi edukasi dalam IFG Synergy Day 2026 diperkuat melalui keterlibatan komunitas anak muda dalam berbagai kegiatan. IFG memandang generasi muda sebagai salah satu pilar penting bagi masa depan Indonesia.

Kegiatan tersebut memberikan ruang bagi generasi muda untuk berinteraksi, membangun jejaring, memperoleh pengetahuan, dan mengekspresikan kreativitas. Sementara itu, musik digunakan sebagai medium yang mempertemukan berbagai generasi dan latar belakang dalam suasana terbuka dan inklusif.

Sebagai Holding BUMN Asuransi, Penjaminan, dan Investasi, IFG juga menghadirkan edukasi mengenai perlindungan dan pengelolaan risiko melalui aktivasi IFG Life.

Edukasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai pentingnya asuransi, perencanaan finansial, dan manajemen risiko sebagai bagian dari upaya membangun ketahanan finansial sejak dini.


(Kegiatan IFG Synergy Day 2026 di kawasan Asia Afrika, Bandung. Foto: dok IFG)
 

Dorong kolaborasi berkelanjutan


IFG Synergy Day 2026 juga mengusung prinsip Creating Shared Value, yakni mendorong sinergi yang tidak hanya memberikan manfaat bagi perusahaan, tetapi juga menciptakan nilai tambah bagi pemangku kepentingan, industri, komunitas, dan masyarakat.

Pendekatan tersebut selaras dengan nilai RICE-C yang menjadi core values IFG, terutama Customer Centricity, dengan memastikan setiap kolaborasi berangkat dari kebutuhan dan kepentingan pemangku kepentingan.

Melalui pendekatan yang humanis dan inklusif, IFG mendorong hubungan dengan pemangku kepentingan berkembang dari sekadar interaksi kelembagaan menjadi kemitraan yang dibangun berdasarkan kepercayaan, rasa saling menghormati, tujuan bersama, dan nilai bersama.

Semangat tersebut juga sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), terutama pada aspek sosial melalui keterlibatan pemangku kepentingan, pelestarian budaya, keterlibatan generasi muda, serta penguatan literasi dan inklusi keuangan.

Melalui IFG Synergy Day 2026, IFG berharap kolaborasi yang terbangun dapat berkembang menjadi berbagai inisiatif konkret yang memberikan manfaat lebih luas. Langkah tersebut sekaligus ditujukan untuk memperkuat peran IFG sebagai Holding BUMN Asuransi, Penjaminan, dan Investasi dalam membangun ekosistem industri keuangan yang kuat, inklusif, kolaboratif, dan berkelanjutan.

(Husen Miftahudin)