Mardiana, pelanggan PAM JAYA di Bambu Larangan, Cengkareng, menerima apresiasi pada Hari Pelanggan Nasional 2026. (Foto: Metrotvnews.com/Patrick Pinaria)
Hari Pelanggan Nasional 2026, PAM JAYA Apresiasi Pelanggan dan Perkuat Kedekatan
Duta Erlangga • 4 September 2026 18:00
Jakarta: Memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026 yang jatuh pada 4 September, PAM JAYA memberikan apresiasi secara langsung kepada pelanggan. Apresiasi diberikan sebagai bentuk penghargaan atas kepercayaan dan dukungan terhadap layanan PAM JAYA.
Momen apresiasi tersebut sekaligus memperlihatkan kedekatan PAM JAYA dengan pelanggan dalam memberikan layanan air minum perpipaan di Jakarta. Salah satu pelanggan yang menerima apresiasi, yakni Mardiana.
Warga Bambu Larangan, Cengkareng Jakarta Barat itu mengaku senang sekaligus terkejut ketika menerima kejutan dari PAM JAYA. Mardiana sempat mengira akan ada keperluan lain ketika menerima pesan melalui WhatsApp.
"Ya senang sih, kaget juga, kirain mau ada apa gitu ya di WhatsApp. Alhamdulillah pas enggak ada kegiatan bisa menerima tamu," ujar Mardiana.

PAM JAYA memberikan apresiasi kepada Mardiana dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026. (Dok. Digital Hub)
Mardiana mengatakan air dari PAM JAYA digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan rumah tangganya, mulai dari mandi, mencuci, memasak, hingga minum. Ia mengaku tidak menggunakan air isi ulang untuk kebutuhan tersebut.
"Saya semua. Dari mandi, cuci, sampai masak, minum, saya enggak pakai air isi ulang kayak orang-orang. Semua saya pakai dari PAM, dari dulu," katanya.

Mardiana menggunakan air PAM JAYA untuk berbagai kebutuhan rumah tangga, termasuk mencuci pakaian. (Foto: Dok. Digital Hub)
Menurut Mardiana, penggunaan air PAM JAYA juga membuat pengeluaran rumah tangganya lebih hemat. Ia mencontohkan saat kebutuhan air rumah tangganya harus dipenuhi dengan membeli air selama lima hari, dengan biaya sekitar Rp40 ribu per gerobak per hari.
"Pertama ya lebih irit keuangan saya," tuturnya.
Sementara itu, ketika menggunakan air PAM, Mardiana menyebut biaya yang dikeluarkan dalam sebulan sekitar Rp70 ribu. Dengan menghemat penggunaan air, pengeluarannya bahkan dapat ditekan hingga sekitar Rp50 ribu.
Selain dari sisi pengeluaran, Mardiana merasakan manfaat lain karena tidak perlu lagi membawa air dari tempat lain. Ia mengaku dahulu harus membawa air dari kali untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Enggak capek nenteng-nenteng air. Zaman dulu kita nenteng air tuh ke kali. Mau air sumur juga sudah enggak bisa di sini, enggak bisa bikin sumur," jelasnya.
Mardiana juga menyebut air dari pompa tidak sesuai dengan kebutuhannya karena rasanya asin. Karena itu, ketika mendapat tawaran pemasangan PAM Swadaya, ia bersama pelanggan lainnya langsung bersedia.
"Waktu itu masih ada almarhum Bapak, bergerak sepuluh. Padahal kita rumahnya di pojokan, tapi orang pojokan duluan yang untuk pasang PAM di sini," ungkapnya.
Ia mengaku sudah cukup lama menggunakan layanan PAM JAYA. Salah satu hal yang diingatnya, pemasangan jaringan pipa tersebut berkaitan dengan pembangunan Taman Surya yang membuat tersedia jaringan pipa besar di wilayahnya.
Bagi Mardiana, keberadaan layanan PAM JAYA sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air sehari-hari.
"Apalagi memang Jakarta ini air sudah... Masya Allah... kalau enggak ada PAM, enggak kepikir. Aduh, saya bener-bener kalau enggak ada PAM, ya Allah. Bener-bener terima kasih banget, terbantu banget dengan adanya PAM," ujarnya.
Di momen Hari Pelanggan Nasional 2026, Mardiana berharap PAM JAYA terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
"Semakin baik melayani masyarakat ya. Maju terus melayani masyarakat dengan baik. Saya salah satu orang yang... ya bestie lah zaman sekarang bilangnya bestie sama PAM JAYA ya, alhamdulillah," pungkasnya.