Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria. Foto: dok Metrotvnews.com
BP BUMN Dorong Telkomsel Tangkap Peluang Bisnis AI
Husen Miftahudin • 2 September 2026 12:26
Jakarta: Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria mendukung langkah PT Telkomsel dalam memperkuat fokus bisnis berbasis kecerdasan buatan (AI). Pengembangan bisnis tersebut dinilai dapat menjadi salah satu pendorong pertumbuhan jangka panjang perusahaan.
"Karena lawannya bukan kita, lawannya adalah future. Mari kita diskusikan apa yang bisa di-sharing, juga enggak ada masalah, tapi kita bikin industrinya sehat," ujar Dony seperti dikutip dari Antara, Rabu, 2 September 2026.
Dony menilai penguatan bisnis berbasis AI menjadi bagian dari transformasi fundamental Telkomsel. Perusahaan tidak lagi hanya berfokus sebagai penyedia layanan konektivitas data, tetapi juga semakin aktif dalam ekosistem ekonomi digital berbasis AI.
Transformasi tersebut membuka peluang bagi Telkomsel untuk mengembangkan model bisnis baru seiring meningkatnya kebutuhan terhadap teknologi AI.
Perkembangan industri telekomunikasi ke depan juga tidak hanya ditentukan oleh kemampuan perusahaan menyediakan jaringan dan konektivitas. Kesiapan menangkap peluang dari perkembangan teknologi menjadi faktor penting dalam menciptakan sumber pertumbuhan baru.
(Ilustrasi. Foto: dok Medcom.id)
Adaptasi jadi tantangan
Dalam pertemuannya dengan jajaran direksi Telkomsel, Dony menekankan pentingnya perusahaan teknologi dan telekomunikasi untuk tetap lincah menghadapi perkembangan zaman yang bergerak semakin cepat.
Menurut Dony, tantangan industri telekomunikasi ke depan bukan hanya persaingan antarpelaku usaha. Kemampuan beradaptasi terhadap perubahan teknologi dan kebutuhan masa depan juga menjadi faktor penting.
Kolaborasi antarpelaku industri dinilai diperlukan untuk membangun ekosistem yang sehat sekaligus meningkatkan kesiapan industri menghadapi disrupsi teknologi.
Melalui penguatan bisnis berbasis AI, Telkomsel diharapkan dapat mempercepat transformasi perusahaan sekaligus memperluas sumber pertumbuhan baru.
Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendorong industri telekomunikasi yang lebih adaptif dan inovatif serta memiliki kesiapan menghadapi perubahan teknologi di masa depan.