Pasar Mobil Bekas Hybrid Mulai Tumbuh di Indonesia

Pasar mobil bekas. Foto: dok OLXmobbi.

Pasar Mobil Bekas Hybrid Mulai Tumbuh di Indonesia

Husen Miftahudin • 23 September 2026 18:34

Jakarta: Tren mobil bekas hybrid di Indonesia mulai menunjukkan pertumbuhan. Namun, porsinya di pasar mobil bekas masih relatif kecil karena sebagian besar kendaraan hybrid belum memasuki siklus pergantian.

Direktur PT Astra Digital Mobil (OLX) Agung Iskandar mengatakan pemilik kendaraan di Indonesia umumnya mulai menjual atau mengganti mobil setelah digunakan selama tiga hingga tujuh tahun. Kondisi tersebut membuat pasokan mobil hybrid bekas saat ini masih terbatas.


"Kalau kita lihat di iklan, yang punya kurang lebih 100 ribu iklan per bulan, komposisi mobil baterai dan hybrid ini masing-masing satu persen," ucap Agung dalam acara Astra Media Day di Jakarta, Rabu, 23 September 2026.

Diketahui, angka tersebut mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Dikutip dari laporan yang disampaikan Agung, porsi mobil listrik dan hybrid pada tahun lalu masing-masing berada di kisaran 0,5 persen.
 



(Ilustrasi. Foto: dok OLXmobbi)
 

Pasokan mobil hybrid bekas bertambah


Agung menambahkan, jumlah mobil hybrid bekas berpotensi meningkat seiring bertambahnya kendaraan yang telah memasuki usia penggunaan tiga tahun atau lebih.

Kendaraan yang sebelumnya dibeli dalam kondisi baru kemudian mulai masuk ke pasar mobil bekas setelah pemiliknya melakukan pergantian kendaraan. (Tiaranissa Juliansyah)

(Husen Miftahudin)