Ilustrasi sapi. Dokumentasi/ Medcom.id
Ketika Kurban Turut Mengalirkan Manfaat hingga ke Peternak Lokal
Deny Irwanto • 3 April 2026 23:49
Lombok Utara: Upaya memperluas makna ibadah kurban terus dikembangkan melalui berbagai pendekatan yang tidak hanya menyentuh aspek spiritual, tetapi juga sosial dan ekonomi masyarakat. Hal ini tercermin dalam peluncuran Program Sebar Kurban 2026 yang digelar di Desa Telaga Banyak, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat.
Program yang diinisiasi oleh Human Initiative ini menjadi langkah awal untuk menghubungkan potensi peternak lokal dengan kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah.
"Sebar Kurban memiliki tiga misi utama, memfasilitasi ibadah, menggerakkan peternak lokal, dan berbagi kebahagiaan bagi masyarakat. Dari sinilah kami ingin qurban memberi manfaat yang lebih merata dan berkelanjutan," kata Vice President Human Initiative, Romi Ardiansyah, dalam keterangan pers dikutip, Jumat, 3 April 2026.
Wakil Bupati Lombok Utara, Kusmalahadi Syamsuri, menekankan perlunya kerja sama lintas pihak dalam menjawab berbagai tantangan sosial di masyarakat.
“Untuk menjawab berbagai tantangan di masyarakat, kami membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Human Initiative sebagai mitra strategis. Kami juga mendorong masyarakat untuk tidak hanya menjadi penerima, tetapi mulai mengambil bagian dalam berqurban melalui berbagai saluran yang telah disediakan,” ungkapnya.
.jpeg)
Peluncuran Program Sebar Kurban 2026 yang digelar di Desa Telaga Banyak, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Dokumentasi/ istimewa.
Melalui kegiatan ini, terlihat bagaimana kurban dapat memberikan dampak nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Pada 2026, program ini menargetkan penyaluran manfaat kepada sekitar 309.000 penerima di 27 provinsi, 134 kabupaten atau kota, serta 145 wilayah di Indonesia. Jangkauan program juga direncanakan meluas hingga 11 negara di luar negeri.
Kabupaten Lombok Utara dipilih sebagai lokasi awal peluncuran karena dinilai memiliki semangat gotong royong yang kuat serta potensi peternak lokal yang dapat terus dikembangkan. Selain itu, kondisi sosial ekonomi masyarakat juga menjadi pertimbangan dalam pemerataan distribusi manfaat kurban.
Melalui kolaborasi berbagai pihak, program ini diharapkan dapat memperluas jangkauan manfaat kurban secara berkelanjutan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di berbagai daerah.