Perwakilan keluarga, Risman Efendi, mengungkapkan almarhum merupakan figur yang sangat dekat dengan keluarga. Nilai-nilai keagamaan dan sikap rendah hati menjadi ciri khas yang selalu dikenang oleh orang-orang terdekatnya.
“Di keluarga, almarhum itu sangat baik, saleh, dan menjadi kebanggaan kami semua,” ujar Risman kepada metrotvnews.com di rumah duka, Cipageran, Kota Cimahi, Jawa Barat, Sabtu, 4 April 2026.
Sejak kecil, Zulmi tumbuh sebagai anak yang aktif dan memiliki beragam minat. Zulmi dikenal gemar bermain musik serta aktif dalam kegiatan olahraga, layaknya anak-anak seusianya.
"Seperti anak pada umumnya, beliau suka bermain musik, terutama band, dan juga olahraga," sahut Risman.
Ketertarikan terhadap musik bahkan sudah terlihat sejak masa sekolah menengah atas (SMA). Saat itu, almarhum aktif bermusik dan mengembangkan bakatnya bersama teman-temannya.
Namun, perjalanan hidup membawanya ke arah pengabdian yang lebih besar. Setelah lulus SMA, Zulmi memutuskan untuk melanjutkan pendidikan di Akademi Militer. Sejak saat itu, fokus hidupnya beralih sepenuhnya pada dunia kemiliteran.
"Sejak SMA memang sudah aktif bermusik, tapi setelah lulus beliau masuk Akademi Militer dan fokus pada kariernya," jelas Risman.

Presiden Prabowo Subianto menghadiri penghormatan terakhir 3 patriot TNI yang gugur di Lebanon. Foto: Metro TV
Keputusan tersebut menjadi titik awal perjalanan pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara. Bagi keluarga, dedikasi dan komitmen Zulmi sebagai prajurit menjadi sumber kebanggaan yang tak tergantikan.
Kini, kenangan tentang sosok Zulmi sebagai anak, anggota keluarga, dan prajurit yang berdedikasi akan terus hidup di hati keluarga dan orang-orang yang mengenalnya.
"Tentu kita sangat kehilangan dengan sosok anak yang saleh dan menjadi kebanggaan keluarga," tutup Risman.