Kebakaran Hutan di Australia Hanguskan 300 Bangunan, Satu Orang Tewas

Puing-puing bangunan di lokasi kebakaran hutan di Australia. (EPA)

Kebakaran Hutan di Australia Hanguskan 300 Bangunan, Satu Orang Tewas

Willy Haryono • 11 January 2026 16:52

Canberra: Sedikitnya satu orang tewas dan sekitar 300 rumah serta bangunan hancur akibat kebakaran hutan besar yang melanda wilayah tenggara Australia. Api telah berkobar di puluhan lokasi selama beberapa hari terakhir, terutama di negara bagian Victoria, serta sebagian wilayah New South Wales.

Kebakaran tersebut telah melahap area yang luasnya hampir dua kali lipat wilayah London Raya. Pemerintah Victoria menetapkan status darurat, sementara ribuan petugas pemadam kebakaran dan lebih dari 70 pesawat dikerahkan untuk memadamkan api. Warga di lebih dari 12 komunitas diminta segera meninggalkan rumah mereka.

Dikutip dari BBC, Minggu, 11 Januari 2026, otoritas setempat memperingatkan kebakaran berpotensi berlangsung selama beberapa pekan ke depan, dipicu oleh kondisi cuaca yang sangat panas, kering, dan berangin.

Api Mengancam Permukiman

Perdana Menteri Victoria Jacinta Allan mengatakan sedikitnya 30 titik kebakaran masih aktif di seluruh negara bagian, dengan sepuluh di antaranya dinilai sangat mengkhawatirkan. Hingga pukul 08.00 waktu setempat pada Minggu, sekitar 350.000 hektare lahan dilaporkan telah terbakar.

“Kebakaran masih akan terus berlangsung untuk beberapa waktu dan kita masih jauh dari kondisi terburuk berakhir,” ujarnya. Ia menegaskan sejumlah api yang masih menyala saat ini terus mengancam rumah warga dan properti.

Polisi melaporkan telah menemukan sisa-sisa jasad manusia di desa Gobur, dekat kota Longwood, sekitar 110 kilometer di utara ibu kota negara bagian Melbourne. Identitas korban masih belum diketahui. Allan memuji para petugas darurat yang mengevakuasi jasad tersebut dan menyebut tugas tersebut sangat berat secara fisik dan emosional.

Asap kebakaran juga berdampak pada kualitas udara di banyak wilayah Victoria, termasuk kawasan metropolitan Melbourne.

Terparah Sejak 2019–2020

Pihak berwenang menyatakan kebakaran kali ini merupakan yang terburuk di Australia tenggara sejak bencana kebakaran 2019–2020, yang saat itu menghanguskan wilayah seluas Turki dan menewaskan 33 orang.

Salah satu daerah yang paling terdampak adalah kota kecil Harcourt di dataran tinggi tengah Victoria. Seorang petugas pemadam kebakaran, Tyrone Rice, kehilangan rumahnya saat tengah bertugas memadamkan api di lokasi lain. Ia menggambarkan kejadian itu sebagai pukulan berat, namun menyadari dirinya bukan satu-satunya korban.

Kapten pemadam kebakaran setempat, Andrew Wilson, menyebut tingkat kerusakan di Harcourt sangat memilukan.

Di sejumlah wilayah lain, kehancuran digambarkan nyaris total, dengan banyak rumah hanya menyisakan atap logam di atas tanah.

Baca juga:  Gelombang Panas Ekstrem Picu Kebakaran Hebat di Australia

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)