15 Mobil Hias Meriahkan Pawai 1 Muharam 1448 H di Aceh Besar

Peserta pawai peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah Kabupaten Aceh Besar yang dipusatkan di kawasan Lambaro. ANTARA/HO-MC Aceh Besar

15 Mobil Hias Meriahkan Pawai 1 Muharam 1448 H di Aceh Besar

Silvana Febiari • 16 June 2026 18:59

Aceh Besar: Sebanyak 15 mobil hias bernuansa Islami dan 28 kafilah pejalan kaki memeriahkan Pawai Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah di Kabupaten Aceh Besar, Aceh. Kegiatan tersebut dipusatkan di kawasan Lambaro.

"Pawai ini merupakan bagian dari syiar Islam sekaligus upaya mempererat ukhuah islamiah di tengah masyarakat Aceh Besar,” kata Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh Besar Rusdi, dilansir dari Antara, Selasa, 16 Juni 2026. 

Ia menjelaskan kegiatan yang disaksikan ribuan warga tersebut, menjadi kesempatan baik Pemerintah Aceh Besar menyiarkan budaya Islam. Kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat hubungan silaturahim dengan masyarakat dalam menyambut Tahun Baru IsIam.
 


Panitia menyediakan hadiah dengan total nilai Rp68 juta bagi para pemenang. Hadiah tersebut diperebutkan peserta dari berbagai kategori perlombaan.

Bupati Aceh Besar Muharram Idris mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam sebagai sarana introspeksi dan memperkuat semangat perubahan menuju kehidupan yang lebih baik. “Semoga kita semua dapat mencapai perubahan yang lebih indah serta kemakmuran bagi masyarakat Aceh Besar,” ungkap dia.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi memeriahkan peringatan Tahun Baru Hijriah. Apresiasi juga diberikan kepada ribuan masyarakat yang turut memadati kawasan Lambaro.

“Ini adalah tahun baru umat Islam yang harus terus kita peringati dan rayakan agar anak-anak serta generasi muda Aceh Besar memahami makna dan sejarah kalender Hijriah,” ujarnya.


Peserta pawai peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah Kabupaten Aceh Besar yang dipusatkan di kawasan Lambaro. ANTARA/HO-MC Aceh Besar


Ia berharap, kegiatan tersebut dapat menjadi agenda rutin tahunan yang terus berkembang sebagai bagian dari syiar Islam di Aceh Besar. Seluruh masyarakat diajak untuk terus menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban dalam kehidupan bermasyarakat.

(Silvana Febiari)