Purbaya Pede IHSG Bakal Bangkit

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. MI/Insi Nantika Jelita

Purbaya Pede IHSG Bakal Bangkit

Insi Nantika Jelita • 1 February 2026 14:25

Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa optimistis indeks harga saham gabungan (IHSG) akan kembali menguat pascapengunduran diri sejumlah pejabat kunci di sektor keuangan nasional, baik di lingkungan Bursa Efek Indonesia (BEI) maupun Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Mereka yang menanggalkan jabatannya adalah Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman, kemudian diikuti oleh pengunduran diri kolektif sejumlah pimpinan kunci di OJK). Yakni, Ketua Mahendra Siregar, Wakil Ketua Mirza Adityaswara, Kepala Eksekutif Pengawasan Pasar Inarno Djajadi, serta Deputi Komisioner Aditya Jayaantara. 

“Pasti naik lah (IHSG). Ruang ke depan masih terbuka luas untuk naik,” kata Purbaya di Wisma Danantara, dikutip Minggu, 1 Februari 2026.

Meski demikian, Purbaya melihat tetap ada peluang IHSG kembali memerah atau mengalami tekanan ke depan. Namun, menurutnya, peluang tersebut relatif kecil.

“Kalau peluang (IHSG turun), kemungkinan selalu ada. Cuma berapa peluangnya, saya pikir peluangnya kecil,” ujarnya.

Seperti diketahui, pasca pengumuman indeks global MSCI (Morgan Stanley Capital International) yang menyatakan pembekuan terhadap setiap peningkatan bobot Indonesia dalam indeks globalnya, IHSG mengalami penurunan tajam. 

Indeks tercatat turun dari level 8.980,23 pada 27 Januari menjadi 8.320,56 pada 28 Januari, lalu kembali melemah ke posisi 8.232,20 pada 29 Januari 2026, sebelum akhirnya stabil di level 8.329,61 pada 30 Januari. Aksi jual tersebut dipimpin oleh investor asing yang mencatatkan penjualan bersih sebesar USD735,22 juta dalam kurun waktu tiga hari.



(Ilustrasi. Foto: Dok MI)

Fondasi ekonomi Indonesia kokoh

Kendati demikian, Purbaya berdalih fondasi ekonomi nasional masih baik. Ia menilai respons kebijakan dari bursa maupun OJK berjalan cepat, sehingga tidak menimbulkan kekacauan di pasar.

“Fondasi ekonomi kita bagus, kinerja kita responsif. Kebijakan dari bursa maupun OJK cepat. Nggak ada kekacauan. Harusnya ini jadi modal yang kuat sekali untuk tumbuh lebih kencang,” ujar Bendahara Negara.

Ia memperkirakan pergerakan IHSG ke depan akan tetap dinamis, namun tren penguatan masih terbuka lebar. Karena itu, Purbaya meminta masyarakat maupun investor tidak perlu cemas terhadap kondisi pasar keuangan nasional.

“Kenapa orang takut? Mereka takut ada kekacauan di manajemen bursa ketika direkturnya mundur. Tapi kan sistemnya sudah cukup baik. Ada sistem otomatis yang langsung bisa menggantikan direktur yang ada,” katanya.

Menurutnya, direksi yang ada dapat bergerak cepat dan proses transisi berjalan dengan baik. Hal itu menjadi bukti bahwa sistem di bursa sudah cukup kuat dan tidak akan mengganggu aktivitas perdagangan.

“Kalau sudah begitu, mereka akan lihat fundamental. Fundamental ekonominya bagus, saya perbaiki terus, dan akan membaik terus ke depan,” lanjut Purbaya.

Ia pun optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini dapat didorong mendekati enam persen. Dengan kondisi tersebut, ia meyakini pasar saham juga akan ikut menguat.

“Tahun ini mungkin ekonominya bisa tumbuh, bisa saya dorong mendekati enam persen. Harusnya bursanya akan naik, jadi Anda enggak usah khawatir,” tutupnya. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)